SURYA Kampus

Kolaborasi Amerika, Taiwan dan Indonesia, ITS Surabaya Adakan Seminar Internasional Semikonduktor

Melalui Seminar Internasional Sustainable Semiconductor Manufacturing, ITS berfokus pada potensi pembangan industri semikonduktor Indonesia.

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: irwan sy
ist
Pembukaan Seminar Internasional Sustainable Semiconductor Manufacturing di ITS Surabaya yang dihadiri berbagai stakeholder dan akademisi dari Amerika, Taiwan dan Indonesia. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pakar bisnis dan akademisi industri semikonduktor dari Taiwan, Amerika Serikat dan Indonesia berkumpul untuk mempelajari teknik analisis pengembangan industri semikonduktor di Intitute Teknologi 10 Nopember (ITS) Surabaya, Selasa (13/8/2024).

Melalui Seminar Internasional Sustainable Semiconductor Manufacturing, ITS berfokus pada potensi pembangan industri semikonduktor Indonesia.

Rektor ITS, Bambang Pramujati PhD, mengungkapkan topik yang dibahas dalam konferensi ini akan berkisar dari proses fabrikasi semikonduktor hingga ekonom, sirkular, serta tujuan pembangunan berkelanjutan melalui aplikasi semikonduktor, termasuk kecerdasan buatan dan komputasi berkinerja tinggi.

"Konferensi ini bertujuan untuk mencapai target maksimal dalam mengeksplorasi potensi, peluang dan tantangan industri semikonduktor di Indonesia.Selain itu, juga akan menyusun peta jalan bagi Indonesia untuk ikut serta dalam restrukturisasi rantai pasok industri semikonduktor di seluruh dunia," ujarnya.

Dikatakannya, konferensi ini diprakarsai oleh Taipei Economic and Trade Office (TETO) di Surabaya dan US Consulate Gcncral di Surabaya.

Kedua belah pihak memutuskan untuk mengadakan konferensi intemasional di bawah latar belakang Pusat Inovasi Taiwan.

Selain itu, Indonesia yang berafiliasi dengan Universitas Sains dan Teknologi Nasional Taiwan, bekerja sama dengan ITS dan Universitas Katolik Widya Mandala.

Selama sesi konferensi, para akademisi dari ITS akan mensurvei status terkini mengenai penelitian semikonduktor dan pengembangan bakat untuk manufaktur semikonduktor di Indonesia.

"ITS juga mengundang dan menyambut para peneliti dari universitas lain di Indonesia yang juga tergabung dalam dua organisasi tersebut untuk bergabung dengan para ahli lainnya dalam konferensi ini," tegasnya.

Director General TETO Surabaya, Isaac Chiu, mengungkapkan Taiwan begitu penting dalam industri semikonduktor di seluruh dunia.

Di Taiwan, klaster industri semikonduktor telah terbentuk di kawasan sains dan industri dari utara ke selatan.

"Delegasi dari Taiwan yang menghadiri konferensi yang dipimpin oleh National Taiwan University of Science and Technology im terdin dari para ahli dari Dewan Sains dan Teknologi Nasional dan universitas serta CEO perusahaan di bidang teknologi tinggi dan energi terbarukan. Mereka saling bertukar pandangan dan pendapat dengan rekan-rekan dari Indonesia dan Amerika," paparnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved