Bagaimana Niat Sholat Subuh Kesiangan? Simak Penjelasan Buya Yahya dan Batas Waktunya

Berikut bacaan niat sholat subuh kesiangan Arab, latin dan artinya menurut buya Yahya

|
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Musahadah
Canva
Niat Sholat Subuh Kesiangan 

SURYA.CO.ID - Bacaan niat Sholat Subuh kesiangan perlu diketahui setiap umat muslim. Sebab terdapat kewajiban untuk mengganti Sholat Subuh yang ditinggalkan. 

Sholat Subuh adalah salah satu sholat fardu atau sholat wajib. Sebenarnya waktu mengerjakan Sholat Subuh sudah dijelaskan dalam Al Qur'an Surat Al Isra' ayat 78. 

اَقِمِ الصَّلٰوةَ لِدُلُوْكِ الشَّمْسِ اِلٰى غَسَقِ الَّيْلِ وَقُرْاٰنَ الْفَجْرِۗ اِنَّ قُرْاٰنَ الْفَجْرِ كَانَ مَشْهُوْدًا  

Artinya: "Dirikanlah salat sejak matahari tergelincir sampai gelapnya malam dan (laksanakan pula salat) Subuh! Sesungguhnya salat Subuh itu disaksikan (oleh malaikat)". 

Bagaimana Bacaan Niat Sholat Subuh Kesiangan

Dikutip dari akun YouTube Al Bahjah TV, penceramah Buya Yahya menjelaskan cara melaksanakan Sholat Subuh kesiangan adalah dengan qodho, yang artinya mengganti. Adapun bacaan niatnya adalah: 

أُصَلِّي فَرْضَ الصٌبْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ قَضَآءً لِله تَعَالَى 

Usholli fardha subhi rak'ataini mustaqbilal qiblati qadha’an lillahi taala 

Artinya: "Saya niat sholat fardu Subuh dua rakaat menghadap kiblat qodho karena Allah ta'ala." 

Buya Yahya menegaskan waktu melaksanakan qodho bisa kapan saja. Namun, lebih cepat lebih baik. 

"Ketinggalan sholat subuh harus melaksanakan qodho. Qodho bisa dilakukan kapan saja. Kaidahnya lebih cepat lebih bagus, tidak harus nunggu subuh besok. Qadha sholat subuh kesiangan bisa dilakukan sebelum dzuhur atau sesudah dzuhur. Lebih cepat lebih bagus," kata Buya Yahya, dikutil Surya Online Sabtu (10/8/2024).

Selain itu, Buya Yahya juga menjelaskan cara membaca niat Sholat Subuh kesiangan tidak harus mengucap qodho'an.

"Adapun niatnya sama, yang diutangi subuh ya sholatnya kayak subuh, 'ushalli fardha subhi', masalah 'adaan/qodoan' nggak penting, gak disebut gak apa-apa. Asalkan maksudnya qodho. 

Sebab 'qodho' dan 'adaan' itu artinya sama dalam bahasa Arab. Kalau Anda ngomong 'adaan' tapi dalam hari maksudnya qadhaan ya sah-sah saja. Nggak usah Anda sebut juga sah," jelas Buya Yahya soal niat Sholat Subuh kesiangan

Di akhir ceramahnya, Buya Yahya mengingatkan setiap umat muslim agar tidak mudah meninggalkan ibadah sholat fardhu. 

"Kami himbau kepada siapa pun untuk waspada, jangan gampang, jangan mudah-mudah meninggalkan sholat, hukumannya besar dihadapan Allah Swt. Semoga Allah menjadikan kita ahli sholat," tutup Buya Yahya.

Lihat video Buya Yahya di sini

Batas Waktu Sholat Subuh

TMenurut penceramah Ustadz Abdul Somad (UAS), batas waktu Sholat Subuh adalah waktu syuruq yaitu saat matahari mulai terbit. 

“Cara mudah untuk isyraq tengok magribnya, jam berapa magribnya, begitu juga isyraq (syuruq),” ujar UAS. 

Cara mengetahui waktu syuruq adalah dengan mengurangi 15 menit dari waktu Maghrib di masing-masing daerah. 

Ustadz Abdul Somad memberikan gambaran waktu syuruq di Kota Tanjung Pinang, Kepulauan Riau. 

Misalnya waktu Maghrib di Kota Tanjung Pinang jatuh pada pukul 06.04 WIB. Kemudian dikurangi 15 menit, maka waktu syuruq atau terbitnya matahari di Kota Tanjung Pinang pada saat itu jatuh pada pukul 5.50 WIB. 

Jadi, di waktu dan jam inilah (5.50 WIB) subuh di Kota Tanjung Pinang ketika itu sudah habis. 

“Jadi kalau begitu, syuruq matahari terbit di tanjung pinang, jam 5.50,” 

“Cara mudah untuk isyraq tengok Maghribnya, jam berapa Maghribnya, begitu juga isyraq. Kalau magribnya jam 6.04 maka boleh salat sunah isyraq jam enam subuh lewat lima. Lima belas menit sebelum itu subuh sudah habis,” tegas UAS. 

Sesuai dengan waktu seperti yang diterangkan UAS dalam video ini, jika seseorang terbangun pada pukul 5.30 WIB, UAS menganjurkan untuk tidak langsung mengerjakan sholat shubuh. 

Akan tetapi mengerjakan shalat sunnah qabliyah terlebih dahulu. 

Baru selanjutnya mengerjakan sholat subuh setelah iqamah. 

Ini dikarenakan masih ada waktu selama 20 menit sebelum masuknya waktu syuruq. 

Sementara untuk pengerjaan shalat sunnah isyraq, disebutkan UAS baru bisa dikerjakan 15 menit setelah waktu syuruq. 

Sebagai contoh di Kota Tanjung Pinang dalam waktu seperti gambaran di atas, maka pengerjaan shalat isyraq dikerjakan pada pukul 06.05 WIB. 

“Boleh shalat isyraq itu, 15 menit setelah syuruq. Syuruq matahari terbit,” 

“jadi kalau begitu, syuruq matahari terbit di tanjung pinang, jam 5.50. Tambah 15 menit baru boleh shalat isyraq jam 6.05,” jelas UAS. 

Dengan penjelasan ini, Ustadz Abdul Somad memberikan pemahaman yang lebih jelas bagi umat Islam mengenai pentingnya memperhatikan waktu shalat Subuh. 

Melaksanakan ibadah ini dengan tepat waktu merupakan bentuk ketaatan dan penghormatan terhadap perintah Allah. 

Oleh karena itu, penting bagi umat Islam untuk memahami dan mengamalkan petunjuk agama dengan sungguh-sungguh, sesuai dengan penjelasan para ulama yang kompeten.

Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    Berita Populer

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved