Minggu, 26 April 2026

Olimpiade Paris 2024

Perjuangan Rizki Juniansyah Raih Emas Olimpiade, Berdarah-darah 3 Hari Pascaoperasi Ikut Kualifikasi

Terungkap perjuangan Rizki Juniansyah, Lifter Indonesia untuk bisa meraih medali emas di Olimpiade Paris 2024, Jumat (9/8/2024).

Editor: Musahadah
kolase AFP/instagram
Lifter Indonesia Rizki Juniansyah meraih emas Olimpiade Paris 2024. Berikut perjuangannya! 

SURYA.CO.ID - Terungkap perjuangan Rizki Juniansyah, Lifter Indonesia untuk bisa meraih medali emas di Olimpiade Paris 2024, Jumat (9/8/2024).

Dalam debutnya di Olimpiade ini Rizki Juniansyah berhasil menyelesaikan total angkatan 354 kg (snatch 155kg dan clean and jerk 199kg). 

Ini adalah emas pertama yang diraih Indonesia di cabang angkat besi, setelah sebelumnya lifter Eko Yuli meraih 4 medali (2 perak dan 2 perunggu) di 5 kali olimpiade yang diikuti.

Medali emas yang diraih Rizki merupakan emas kedua untuk Indonesia di Olimpiade Paris 2024, setelah beberapa jam sebelumnya atlet panjat tebing Veddriq Leonardo meraih emas pertama.    

Capaian ini membuat Indonesia untuk pertama kali sejak Olimpiade Barcelona 1992, mampu meraih dua medali emas dalam satu gelaran Olimpiade.

Baca juga: SOSOK Rizki Juniansyah Lifter Olimpiade Paris, Punya Ritual: Cuci Kaki Ibu Dan Minum Airnya

Kali terakhir kontingen Merah Putih meraih dua emas adalah 32 tahun yang lalu, disumbangkan melalui badminton nomor tunggal putra dan putri, lewat Susi Susanti dan Alan Budikusuma.

Sejak saat itu, Indonesia biasanya hanya mendapatkan satu medali emas (kecuali 2012 tanpa emas), dan itupun selalu datang dari Badminton.

Khususnya bagi Rizki, dengan usianya yang kini 21 tahun dua bulan, atlet kelahiran 17 Juni 2003 ini juga menjadi peraih medali emas termuda Indonesia di Olimpiade.

Rizki menulis ulang sejarah yang dibuat Susi Susanti yang meraih medali emas di usia 21 tahun enam bulan, yang membuat dirinya menjadi atlet termuda Indonesia yang meraih medali emas Olimpiade.

Perjuangan Rizki untuk bisa meraih medali emas Olimpiade Paris sangat luar biasa.

Dalam sesi tanya jawab di Recover Podcast, Rizki bercerita bahwa ia harus mengikuti grandprix yang juga kualifikasi Olimpiade setelah tiga hari operasi.

Diceritakan, pada Agustus 2023 dia mengalami sakit yang luar biasa di bagian perut. 

Awalnya dia hanya mengira masuk angin atau asam lambung naik. 

Karena itu dia hanya meminta kerokan dan meminum obat biasa. 

"Aku udah gak bisa bangun. Malam (sakitnya) pindah ke perut kanan. 

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved