SURYA Kampus
Kisah Regina Anak Pengrajin Bambu Bisa Kuliah Gratis di UGM, Pernah Patah Harapan Terkendala Biaya
Air mata Ni Putu Dinda Regina tumpah ketika mengetahui dirinya diterima di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) Yogyakarta. Ini kisahnya
Penulis: Arum Puspita | Editor: Musahadah
SURYA.CO.ID - Air mata Ni Putu Dinda Regina tumpah ketika mengetahui dirinya diterima di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (FH UGM) Yogyakarta.
Padahal, gadis asal Desa Tigawasa, Banjar, Buleleng, Bali ini sempat mengurungkan niat kuliah dan memilih bekerja di sebuah toko agar bisa membantu ekonomi keluarga.
Beruntung, guru bimbingan konseling (BK) di sekolah menengah atas (SMA) mengarahkannya untuk daftar kuliah dan mendaftar beasiswa.
Saran itu pun diambil oleh Regina.
Regina mengaku masih tak menyangka bisa kuliah di FH UGM.
Tidak terbayangkan oleh dirinya sebelumnya, seorang anak pengrajin anyaman sokasi yang tinggal di pedalaman bisa diterima kuliah di salah satu universitas bergengsi di Indonesia.
Saking tidak percaya dirinya, ia sempat menyembunyikan informasi terkait pendaftaran kuliahnya di UGM pada teman-teman di sekolahnya.
“Saya nggak kepikiran akan kuliah, maunya bakalan kerja dulu nanti baru mikirin kuliah,” kenangnya.
Regina masih ingat, saat ia menyampaikan maksudnya untuk mendaftar kuliah ke ibunya, Ni Kadek Nely Supriyati (43), dengan meyakinkan bahwa ibunya tidak usah khawatir soal biaya karena ia juga mendaftar beasiswa.
Sang ibunda tidak pernah melarang keinginan sang anak.
Dari pekerjaan ia dan suami sebagai pengrajin bambu, hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari hari dan cukup membeli bensin motor untuk keperluan Regina ke sekolah di SMAN 1 Singaraja yang jaraknya 17 kilometer dari rumahnya.
“Setiap tiga hari sekali dikasih uang 50 ribu untuk ganti bensin boncengan dengan teman ke sekolah,” katanya.
Di sekolah, Regina dikenal dengan anak yang cukup cerdas. Selain sering juara kelas, nilai mata pelajaran IPS seperti Geografi dan Ekonomi, ia selalu mendapat nilai 9.
“Selama tiga tahun sering juara 2 dan pernah juara 4 pas di awal, tapi nilai selalu naik terus,” ujarnya.
Untuk mendukung belajar di sekolah, Regina mengandalkan buku-buku LKS yang ia beli di sekolah. Sedangkan untuk buku cetak sudah didapatkan dari sekolah secara gratis.
SURYA Kampus
Ni Putu Dinda Regina
UGM
Universitas Gadjah Mada
Yogyakarta
anak pengrajin bambu
SURYA.co.id
surabaya.tribunnews.com
| UKWMS dan BSSN Kolaborasi Perkuat Keamanan Siber Nasional |
|
|---|
| Unitomo Surabaya Siapkan Lulusan Siap Kerja Global Lewat Migrant Center |
|
|---|
| Untag Surabaya Genjot Riset Dosen, Dana Naik Tiga Kali Lipat |
|
|---|
| Sosok Raihan, Anak Buruh Tani asal Gresik yang Lolos ITB Berkat SNBP 2026, Ini Strategi Belajarnya |
|
|---|
| Soroti No Viral No Education, Helena Octavianne Dikukuhkan Jadi Doktor PSDM Unair |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Anak-Pengrajin-Bambu-dari-Buleleng-Diterima-Kuliah-Gratis-di-UGM.jpg)