Berita Surabaya
Gandeng Banyak Perusahaan, PT Samator Indo Gas Motori Revitalisasi Kali Jagir Surabaya
PT Samator Indo Gas Tbk menggandeng banyak perusahaan untuk melakukan revitalisasi Kali Jagir Surabaya.
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: irwan sy
SURYA.co.id | SURABAYA - PT Samator Indo Gas Tbk menggandeng banyak perusahaan untuk melakukan revitalisasi Kali Jagir Surabaya.
Tujuan besarnya, Kali Jagir bisa menjadi destinasi wisata pengungkit ekonomi warga sekaligus meningkatkan kualitas air anak sungai buatan tersebut.
Memanjang sekitar 5 kilometer dari kawasan Wonokromo hingga Pantai Timur Surabaya, Kali Jagir menjadi anak sungai Kali Mas yang mulai dibangun Belanda di tahun 1850.
Di masa modern, sungai tersebut menjadi pengendali banjir hingga sumber air bagi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada Surabaya.
Samator sebagai perusahaan yang berlokasi tak jauh dari lokasi tersebut terpanggil untuk ikut memberikan intervensi kepada sungai ini.
Tak sekadar memastikan kualitas air terjaga, perusahaan gas industri terbesar di Indonesia tersebut ingin memastikan ekonomi masyarakat, seperti nelayan, bisa meningkat.
"Kami melihat, setiap pagi sungai ini putih semua (berbusa). Kalau dibiarkan, ini akan membahayakan," kata President Director and CEO PT Samator Indo Gas, Rachmat Harsono dikonfirmasi di sela acara Talkshow "Jejak Aksi Gotong Royong untuk Inisiatif Revitalisasi" (Jagir) di Novotel Samator Surabaya, Kamis (25/7/2024).
Berdasarkan peruntukannya dalam PP Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, air Kali Jagir masuk kelas 1.
"Artinya, air dapat digunakan untuk air baku air minum. Kalau untuk air minum, mandi, dan sebagainya masa menggunakan (sumber) air seperti ini terus. Makanya, kami menerjunkan tim untuk memulai riset, apa yang dibutuhkan untuk membersihkan sungai ini," kata Rachmat.
Agar program tersebut berjalan optimal, muncul ide menggalang beberapa perusahaan agar ikut andil dalam proyek besar ini.
Di tahap awal, Samator menggandeng perusahaan di sekitar sungai.
"Sungai ini cukup panjang. Kalau hanya hilirnya saja yang dibersihkan sedangkan hulunya tidak, maka tidak akan optimal. Begitu pula sebaliknya. Artinya ini perlu gotong royong," katanya.
Melalui program Corporate Social Responbility (CSR), proyek tersebut telah dimulai.
Pada tahap awal, proses pembersihan telah dimulai melalui acara Envirunment sebagai acara yang menggabungkan acara lari dengan kepedulian terhadap alam, Minggu (21/7/2024) lalu.
Pada rencana jangka panjang, revitalisasi akan menjadikan kawasan ini sebagai destinasi wisata baru di Surabaya.
Berita Surabaya Hari Ini: Peluncuran Koperasi Digital, Jadwal Commuter Line yang Baru |
![]() |
---|
Berita Surabaya Hari Ini: Golkar Buat Lomba Cipta Oleh-oleh, Investasi Mulai Naik, Prestasi Pelajar |
![]() |
---|
8 Landmark dan Ikon Budaya Kota Surabaya, Daya Tarik Wisata Ibu Kota Jawa Timur |
![]() |
---|
Rute dan Lokasi Parkir Parade Surabaya Vaganza, Hari Ini 25 Mei 2025 Mulai Pukul 13.00 WIB |
![]() |
---|
Patuhi Larangan Wisuda SMA/SMK di Jatim, Ini Cara Sederhana SMAN 2 Surabaya Rayakan Kelulusan Siswa |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.