Sabtu, 25 April 2026

Berita Lamongan

Bupati Lamongan Sidak Desa-Desa, Pastikan Bantuan Baznas dan Bansos Beras Tepat Sasaran

Sehari sebelumnya, Yuhronur juga menyerahkan bantuan serupa di empat desa yakni Kembangbahu, Sukobendu, Gempolmanis dan Ardirejo

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Deddy Humana
surya.co.id/hanif manshuri
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi berkeliling untuk memastikan penyaluran bansos dan bahan pangan tepat sasaran, Jumat (21/6/2024). 


SURYA.CO.ID LAMONGAN - Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi memantau ketat program unggulan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) yaitu bantuan uang tunai kepada warga miskin, serta bansos pangan dari pemerintah pusat.

Selama dua hari terakhir, Yuhronur berkeliling ke desa-desa untuk memastikan pentasharufan atau penyerahan bantuan 1 desa 5 mustahik dari Baznas. Dan di saat bersamaan, juga ada bantuan pangan dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia melalui Perum Bulog.

Bupati Yuhronur memantau secara langsung agar bantuan itu tepat sasaran. "Saya selalu hadir dalam penyerahan bantuan dari Baznas hingga bantuan pangan, agar sampai ke tangan masyarakat dan tepat sasaran," ujar Yuhronur Efendi saat menyerahkan bansos di Desa Botoputih, Desa Kedungkumpul, dan Desa Tanjung, Jumat (21/6/2024).

Sehari sebelumnya, Yuhronur juga menyerahkan bantuan serupa di empat desa yakni Kembangbahu, Sukobendu, Gempolmanis dan Ardirejo. Penyaluran bantuan merupakan bentuk perhatian terhadap masyarakat kurang sejahtera.

Program unggulan Basnaz Lamongan disalurkan berupa uang tunai sebesar Rp 500.000 secara rutin setiap satu semester. Selain bantuan dari Baznas, juga ada bantuan beras dari Bulog.

Sementara Ketua Baznas Lamongan, Bambang Eko Muljono mengungkapkan, pentasarufan semester pertama di tahun 2024 akan tuntas di akhir Juni yang tinggal sepekan lagi.

"Program 1 desa 5 mustahik akan menjangkau 474 desa/kelurahan atau 2.370 mustahik. Kami targetkan akhir bulan ini tuntas," kata Bambang.

Hingga hari ini tercatat Baznas Lamongan sudah menyalurkan ke 154 desa di 9 Kecamatan. Sedangkan untuk menjamin tepat sasaran, Baznas bekerja sama dengan pemerintah desa terkait data mustahik.

Begitu juga dengan bantuan pangan, data penerima merupakan hasil seleksi langsung dari pemerintah pusat, menggunakan sumber Data Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE). "Bantuan pangan selama enam bulan berturut-turut ini dibagi menjadi dua tahap," kata Perwakilan Perum Bulog Bojonegoro - Lamongan, Lukman Hakim.

Tahap I disalurkan pada Januari dan tahap II pada Mei. Dua tahap tersebut ada perbedaan penerima, yakni sebanyak 1,6 persen dari 97.771 keluarga penerima manfaat di Lamongan. Tujuannya ialah memastikan bantuan tepat sasaran.

Bantuan pangan berupa paket beras 10 KG itu ditujukan untuk menghadapi musim kemarau berkepanjangan. Selain itu menjaga persediaan ketahanan pangan masyarakat Lamongan. Terlebih anomali iklim saat ini berpotensi menyebabkan gagal panen dan lainnya.

Sedangkan bantuan pangan hari ini diterimakan kepada 99 masyarakat Kedungkumpul, 89 masyarakat Tanjung, dan 204 masyarakat Botoputih. Selama enam bulan, terhitung 5.866 ribu ton beras berhasil disalurkan ke masyarakat untuk misi ketahanan pangan.

Bantuan pangan itu menyusul bantuan sehari sebelumnya di empat desa, tepatnya 90 mustahik di Desa Kembangbahu, 75 di Desa Sukobendu, 55 di Desa Gempolmanis, dan 55 mustahik di Desa Ardirejo. *****

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved