Idul Adha 2024

Bacaan Takbiran Idul Adha Lengkap Arab, Latin dan Terjemahan

Bacaan takbiran Idul Adha sunnah diamalkan selama 4 hari mulai 9 Dzulhijjah, 10, 11, 12, 13 Dzulhijjah.

|
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Musahadah
Surabaya.tribunnews.com
Bacaan Takbiran Idul Adha Lengkap Arab, Latin dan Terjemahan 

SURYA.co.id - Menyambut Hari Raya Idul Adha, umat Muslim dianjurkan banyak membaca takbir. Berikut bacaan takbiran Idul Adha lengkap arab, latin dan terjemahan.

Bacaan takbiran Idul Adha sunnah diamalkan selama 4 hari mulai 9 Dzulhijjah, 10, 11, 12, 13 Dzulhijjah.

Lantas bagaimana bacaan takbiran Idul Adha lengkap yang benar?

Melansir laman Nahdlatul Ulama (NU), takbir adalah kalimat اللهُ أَكْبَرُ yang artinya Allah Maha Besar.

Kalimat takbir bertujuan untuk mengagungkan Allah Swt.

Terdapat beberapa bacaan takbir Idul Adha yang bisa diamalkan umat Muslim, sebagaimana takbir Idul Fitri sebagai berikut:

Bacaan Takbiran Idul Adha

Bacaan takbir Idul Adha yang umum dibaca masyarakat adalah:

اللهُ أكْبَرُ ، اللهُ أكْبَرُ ، اللهُ أكْبَرُ
Allaahu akbar, Allaahu akbar, Allaahu akbar
(Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar)

لآاِلَهَ إِلاَّ اللهُ واللهُ أكْبَرُ
Laa illaa haillallahuwaallaahuakbar
(Tiada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar)

اللهُ أكْبَرُ وَِللهِ الحَمْدُ
Allaahu akbar walillaahil hamd
(Allah maha besar dan segala puji bagi Allah)

Bacaan Takbiran Lengkap dengan Dzikir

.اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ، اللهُ أَكْبَرُ وَللهُ الْحَمْدُ

 اللهُ أَكْبَرُ كَبِيْرًا، وَالحَمْدُ للهُ كَثِيْرًا،  وَسُبْحَانَ الِلّٰهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا ، لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَلَا نَعْبُدُ إِلَّا إِيَّاهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الكَافِرُوْنَ ، لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ، صَدَقَ وَعْدَهُ، وَنَصَرَ عَبْدَهُ ، وَهَزَمَ الاَحْزَابَ وَحْدَهُ، لَا إلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ اَكْبَرُ

Allâhu akbar, Allâhu akbar, Allâhu akbar. Lâ ilâha illallâhu wallâhu akbar. Allâhu akbar wa lillâhil hamdu.

Allâhu akbar kabîrâ, walhamdu lillaâhi katsîrâ, wa subhânallâhi bukratan wa ashîlâ, lâ ilâha illallâhu wa lâ na‘budu illâ iyyâhu mukhlishîna lahud dîna wa law karihal kâfirûn, lâ ilâha illallâhu wahdah, shadaqa wa‘dah, wa nashara ‘abdah, wa hazamal ahzâba wahdah, lâ ilâha illallâhu wallâhu akbar.

Artinya, “Allah maha besar, Allah maha besar, Allah maha besar. Tiada tuhan selain Allah. Allah maha besar. Segala puji bagi-Nya

“Allah maha besar. Segala puji yang banyak bagi Allah. Maha suci Allah pagi dan sore. Tiada tuhan selain Allah. Kami tidak menyembah kecuali kepada-Nya, memurnikan bagi-Nya sebuah agama meski orang kafir tidak menyukainya. Tiada tuhan selain Allah yang esa, yang menepati janji-Nya, membela hamba-Nya, dan sendiri memorak-porandakan pasukan musuh. Tiada tuhan selain Allah. Allah maha besar.”

Waktu Mengumandangkan Takbir Idul Adha

Dalam buku Ringkasan Ihya' Ulumuddin oleh Imam al-Ghazali, 'Abdul Rosyad Siddiq (terjemahan), dijelaskan waktu takbiran pada Idul Adha dimulai setelah sholat subuh di Hari Arafah (tanggal 9 Dzulhijjah) sampai tanggal 13 Dzulhijjah waktu ashar.

Hal ini didasarkan pada pendapat yang dapat dipertanggungjawabkan (rajih).

Takbir dimaksud dikumandangkan setiap selesai dari melaksanakan shalat fardhu. Namun, ada pendapat yang mengatakan, juga dibaca sesudah shalat sunnah.

Keutamaan Takbiran Idul Adha

Membaca takbir merupakan amalan sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Muslim.

Karena dengan mengagungkan nama Allah Swt bisa mendatangkan kebaikan, pahala, bahkan menghapus dosa, menurut penjelasan Luqman Jaidi dalam buku The Power of Wirid.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved