Idul Adha 2024

Bacaan Doa Niat Berkurban Idul Adha

Sebelum berkurban, umat Muslim wajib hukum berniat. Ulama Imam Nawawi menyebutkan bahwa niat adalah syarat sah berkurban. Berikut bacaan niatnya

Penulis: Arum Puspita | Editor: Musahadah
Pipit Maulidiya/surabaya.tribunnews.com
Ilustrasi 

SURYA.CO.ID - Pada Senin (17/6/2024) bertepatan dengan 10 Dzulhijjah 1445 H, yang artinya umat Muslim akan memperingati Hari Raya Kurban atau Idul Adha.

Di momen tersebut, Umat Islam disunnahkan untuk menyembelih hewan kurban.

Sebelum berkurban, umat Muslim wajib hukum berniat. Ulama Imam Nawawi menyebutkan bahwa niat adalah syarat sah berkurban.

Niat berkurban dibaca ketika penyembelihan hewan kurban.

Jika penyembelihan kurban diwakilkan kepada orang lain dan orang yang berkurban sudah berniat dalam hatinya, maka niatnya sudah sah.

Walaupun saat penyembelihan wakilnya tidak lagi niat dengan niat khusus, kurbannya tetap sah.

Niat dan Doa Berkurban

Mengutip buku 33 Tanya Jawab Seputar Qurban berikut beberapa doa niat berkurban berikut bacaan doa berkurban.

Niat Berkurban untuk diri sendiri

نويت أن أاضحي للهِ تَعَالى

Arab latin: Nawaitu An Udhahhi Lillaahi Ta'ala

Artinya: "Saya niat berkurban karena Allah Ta'ala,"

Doa penyembelihan hewan milik sendiri

بِسْمِ اللَّهِ وَاللَّهُ أَكْبَرُ اَللَّهُمَّ إِنَّ هَذَا مِنْكَ وَلَكَ

Artinya: "Dengan menyebut nama Allah, Allah Maha Besar, Ya Allah, sesungguhnya (sembelihan) ini dari-Mu dan untuk-Mu,"

Doa menyembelih kurban orang lain

Menurut Imam al-Hasan, bacaan doa bagi orang yang menyembelihkan hewan kurban orang lain adalah sebagai berikut:

بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ ، هَذَا مِنْكَ وَلَكَ , تَقَبَّلْ مِنْ فُلاَنٍ

Artinya: "Dengan nama Allah dan Allah Maha Besar. Ini dari-Mu dan untuk-Mu. Terimalah dari si fulan (dengan menyebutkan nama orang yang berkurban).

Bacaan Takbir Idul Adha

Sebagian orang membaca takbir singkat sebagai berikut:

اللهُ اكبَرْ

اللهُ اكبَرْ

اللهُ اكبَرْ

لاالٰهَ اِلاالله وَاللهُ اَكبر

اللهُ اكبَرُ وَللهِ الحَمْد

Namun ada juga sebagian yang membaca secara lengkap, sebagai berikut:

اللهُ اكبَرْ كبيْرًا والحَمدُ للهِ كثِيرًا وَسُبحَانَ اللهِ بُكرَةً واَصِيلا,

لااله اِلااللهُ ولانعْبدُ الاإيّاه

مُخلِصِينَ لَه الدّ يْن

وَلَو كَرِهَ الكَا فِرُون

وَلَو كرِهَ المُنَافِقوْن

وَلَوكرِهَ المُشْرِكوْن

لاالهَ اِلا اللهَ وَحدَه

صَدَق ُوَعْدَه

وَنَصَرَ عبْدَه

وَأعَزّجُندَهُ وَهَزَمَ الاحْزَابَ وَاحْدَه

لاالٰهَ اِلاالله وَاللهُ اَكبر

اللهُ اكبَرُ وَللهِ الحَمْد

Artinya:

“Allah Maha Besar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan sebanyak-sebanyak puji, dan Maha suci Allah sepanjang pagi dan sore, tiada Tuhan (yang wajib disembah) kecuali Allah dan kami tidak menyembah selain kepada-Nya, dengan memurnikan agama Islam, meskipun orang-orang kafir, orang-orang munafik, orang-orang musyrik membencinya. Tiada Tuhan (yang wajib disembah) kecuali Allah dengan ke Esa an-Nya, Dia dzat yang menepati janji, dzat yang menolong hamba-Nya dan memuliakan bala tentara-Nya dan menyiksa musuh dengan ke Esa anNya. tiada Tuhan (yang wajib disembah) kecuali Allah dan Allah Maha Besar, Allah Maha Besar dan segala puji hanya untuk Allah“

Keutamaan Membaca Kalimat Takbir Hari Raya

Membaca takbir sangat dianjurkan Rasulullah Muhammad SAW.

  زيِّنوْ أَعْيَادَكُمْا بِالتَّكْبِيْرِ   

“Hiasilah hari raya kalian dengan memperbanyak membaca takbir.” (Kanz al-Ummal: 24094).

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved