Berita Nganjuk

Anggota Komplotan Pencuri Perhiasan Emas di Nganjuk Dibekuk Polisi, Modusnya Pura-pura Jadi Pembeli

Anggota komplotan pencuri perhiasan emas di sebuah toko emas wilayah Kecamatan Kertosono, Nganjuk, berhasil personel Satreskrim Polres Nganjuk.

Penulis: Danendra Kusumawardana | Editor: Cak Sur
Istimewa/Humas Polres Nganjuk
Satreskrim Polres Nganjuk meringkus FR (48) warga Desa Kedungpari, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, yang merupakan anggota komplotan pencuri perhiasan emas. 

SURYA.CO.ID, NGANJUK - FR (48) warga Desa Kedungpari, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, Jawa Timur (Jatim), harus berurusan dengan polisi Nganjuk.

Dia merupakan salah satu anggota komplotan pencuri perhiasan emas di sebuah toko emas wilayah Kecamatan Kertosono, Nganjuk.

Kapolres Nganjuk AKBP Muhammad mengatakan, aksi pencurian emas itu dilakukan pelaku dan temannya pada Selasa (21/5/2024) pukul 10.20 WIB.

Pekerja dan pemilik toko emas menyadari aksi pencurian ini usai mengecek CCTV yang terpasang di toko.

"Namun, sepekan lalu, korban baru melaporkan kasus pencurian emas ini ke kami," kata AKBP Muhammad, Senin (10/6/2024).

Pihaknya, lanjut AKBP Muhammad, lantas menindaklanjuti laporan korban.

Sejumlah personel diterjunkan guna menggelar olah TKP dan mempelajari rekaman CCTV.

Tuntas menganalisis di lapangan, personel pun mengantongi identitas seorang pelaku.

"Kemudian, kami melakukan penangkapan satu dari dua pelaku, yakni FR di kediamannya," lanjutnya.

Kasat Reskrim Polres Nganjuk AKP Julkifli Sinaga menyebut, berdasar rekaman CCTV, pelaku mencuri emas menggunakan modus pura-pura beli.

Pelaku juga memanfaatkan kelengahan pekerja toko emas.

Kala itu, toko emas juga cukup ramai pembeli. Sehingga pekerja toko emas tak hanya melayani pelaku saja.

"Pelaku ini menyaru menjadi pembeli. Satu pelaku perempuan mencoba dua bentuk gelang. Setelah mencoba, dia hanya mengembalikan satu gelang. Pelaku selanjutnya berlalu pergi saat pekerja lengah dengan membawa satu gelang emas seberat 8 gram atau senilai Rp 4,4 juta dibonceng FR," paparnya.

Sampai saat ini, personel Satreskrim Polres Nganjuk tengah berupaya melakukan pengejaran terhadap pelaku perempuan.

Sedangkan FR beserta barang bukti telah diamankan di Polres Nganjuk untuk dilakukan pemerisaan lebih lanjut.

Ikuti Update Berita Menarik Lainnya di Google News SURYA.co.id

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved