Bacaan Tahlil Lengkap dan Doa Arwah, dengan Terjemahan

Berikut bacaan tahlil lengkap, doa arwah, dan terjemahan yang biasa diamalkan pada malam Jumat serta kegiatan keagamaan lainnya

Penulis: Arum Puspita | Editor: Musahadah
istimewa
Bacaan tahlil lengkap dengan doa tahlil untuk arwah 

SURYA.CO.ID - Berikut bacaan tahlil lengkap, doa arwah, dan terjemahan.

Tahlil adalah kalimat La Ilaha Illallah artinya "Tiada Tuhan Selain Allah".

Di Indonesia, tahlil juga diartikan sebagai kumpulan doa yang terdiri dari ayat ayat Al Qur'an, zikir-zikir yang diakhiri dengan doa tahlil.

Pembacaan tahlil oleh umat Islam disebut juga dengan tahlilan.

Tahlilan berasal dari kata hallala, yuhallilu, tahlilan artinya membaca kalimat La Ilaha Illallah.

Mengutip buku Untaian Hikmah Ulama Ahlussunnah untuk Muslimah Ahlul Jannah (2015), tahlilan merupakan istilah bagi perkumpulan orang yang melakukan doa bersama untuk orang yang sudah meninggal.

Tahlilan umumnya dilakukan pada peringatan kematian umat Muslim 1-7 harinya secara berturut-turut, kemudian 40 harinya, 100 harinya, 1000 harinya dan seterusnya.

Selain itu tahlil juga dibaca ketika ziarah kubur, selamatan pernikahan, khitanan, Maulid Nabi, malam 10 Muharram, akhir Bulan Ramadan dan acara-acara penting lainnya.

Bacaan Doa Tahlil Lengkap

Melansir laman Nahdlatul Ulama (NU), berikut susunan bacaan tahlil lengkap dikutip dari Kitab Majmu’ Syarif.

1. Pengantar Al Fatihah

اِلَى حَضْرَةِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ وَاَلِهِ وإِخْوَانِهِ مِنَ الأَنْبِيَاءِ وَالمُرْسَلِيْنَ وَالأَوْلِيَاءِ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِيْنَ وَالصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَالعُلَمَاءِ العَامِلِيْنَ وَالمُصَنِّفِيْنَ المُخْلِصِيْنَ وَجَمِيْعِ المَلَائِكَةِ المُقَرَّبِيْنَ، ثُمَّ اِلَى جَمِيْعِ أَهْلِ القُبُوْرِ مِنَ المُسْلِمِيْنَ وَالمُسْلِمَاتِ وَالمُؤْمِنِيْنَ وَالمُؤْمِنَاتِ مِنْ مَشَارِقِ الأَرْضِ إِلَى مَغَارِبِهَا بَرِّهَا وَبَحْرِهَا خُصُوْصًا إِلَى آبَائِنَا وَأُمَّهَاتِنَا وَأَجْدَادِنَا وَجَدَّاتِنَا وَمَشَايِخِنَا وَمَشَايِخِ مَشَايِخِنَا وَأَسَاتِذَتِنَا وَأَسَاتِذَةِ أَسَاتِذَتِنَا وَلِمَنْ أَحْسَنَ إِلَيْنَا وَلِمَنْ اجْتَمَعْنَا هَهُنَا بِسَبَبِهِ شَيْءٌ لِلهِ لَهُمُ الْفَاتِحَةُ

Ila hadrotin nabiyi Shollallahu 'alaihi wasallam, wa alihi wa ikhwanihi minal anbiyaai wal mursaliin wal awliyaai wasyuhadaai washoolihiina washohaabati wattabi'iina wa al 'ulamaai al aamiliin wal mushonnifiina al mukhlisiina wa jamii'il malaaikatil muqarrabiin, tsumma ila jami'i ahlil kubur minal muslimiina wal muslimaati walmukminiina wal mukminaati min masyaariqil ardhi ila maghoo ribiha barriha wa bahriha, khushushon ilaa abaainaa wa ummahaatiba wa jdaadanaa wa haddaarina wa masyaayikhonaa wa masyaayikhina wa limanijtama'na hahuna bisababihi syaiun lillaahi lahumul fatihah.

Artinya, “Untuk yang terhormat Nabi Muhammad SAW, segenap keluarga, dan saudaranya dari kalangan pada nabi, rasul, wali, syuhada, orang-orang saleh, sahabat, tabi'in, ulama al-amilin, ulama penulis yang ikhlas, semua malaikat Muqarrabin, kemudian semua ahli kubur Muslimin, Muslimat, Mukminin, Mukminat dari Timur ke Barat, baik di laut dan di darat, khususnya bapak kami, ibu kami, kakek kami, nenek kami, guru kami, pengajar dari guru kami, ustadz kami, pengajar ustadz kami, mereka yang telah berbuat baik kepada kami, dan bagi ahli kubur/arwah yang menjadi sebab kami berkumpul di sini. Bacaan Al-Fatihah ini kami tujukan kepada Allah dan pahalanya untuk mereka semua. Al-Fatihah…”

2. Al Fatihah

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved