Pilkada Malang 2024

PDI Perjuangan Rekom Bacabup Sanusi di Pilkada Malang 2024, Tim Pemenangan Panaskan Mesin Politik

Tim Pemenangan Sanusi Center siap memanaskan mesin politik untuk mengawal bakal calon bupati (Bacabup) Malang Sanusi untuk maju Pilkada 2024

Foto Istimewa
Tim Pemenangan Sanusi Center siap memanaskan mesin politik untuk mengawal bakal calon bupati (Bacabup) Malang Sanusi untuk maju Pilkada 2024. 

SURYA.CO.ID, MALANG - Tim Pemenangan Sanusi Center siap memanaskan mesin politik untuk mengawal bakal calon bupati (Bacabup) Malang Sanusi untuk maju Pilkada 2024.

Hal ini seiring dengan turunnya rekomendasi DPP PDI Perjuangan, petahana Sanusi kembali direkom.

Sebagaimana diketahui, beredar surat bernomor 6165/IN/DPP/V/2024, perihal instruksi dan undangan pemantapan batch-1 tim pemenangan daerah Pilkada serentak 2024.

Surat diterbitkan pada 30 Mei 2024 itu ditujukan kepada calon kepala daerah dan atau wakil kepala daerah yang mendapatkan rekom.

Surat ini resmi dan ditandatangani Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dan Ketua DPP PDI Perjuangan Bambang Wuryanto.

Nama, Sanusi muncul sebagai bakal calon kepala daerah (Bacakada) dari Malang.

Menanggapi hal ini, Direktur Sanusi Center, Zulham Akhmad Mubarak membenarkan perihal surat tersebut.

"Suratnya ini sebenernya internal cuma sudah bisa diakses di banyak temen-temen media. Surat dikeluarkan kemarin 30 Mei," ujar Zulham, Jumat (31/5/2024).

Namun dari daftar rekom Kabupaten/Kota, ada juga yang sudah merekom lengkap dengan wakilnya. Akan tetapi bacabup untuk mendampingi Sanusi masih kosong.

"Ada beberapa cakada yg lengkap dengan wakilnya, ada yang kosong. Artinya kesiapan partai itu satu dalam rangka memadukan tim. Yang kedua potensi yang direkom ini akan baru dikeluarkan setelah pasangannya lengkap. Kalau di Jatim yang lengkap, cuma Trenggalek dan Gresik," paparnya.

Atas turunnya rekom tersebut, Zulham selaku kader PDI Perjuangan siap memanaskan mesin politik.

Saat ini mesin politik yang sudah dipanaskan berasal dari dukungan sudah diberikan ke Sanusi, baik dari internal maupun di luar kepartaian.

"Artinya komponen yang strategis ini sudah merapat, jadi kami bisa menganggap gerakan Abah Sanusi ini didorong oleh banyak orang untuk kemudian dilanjutkan," tukasnya. (Lu'lu'ul Isnainiyah)

BACA BERITA SURYA.CO.ID LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved