Selasa, 28 April 2026

Arema Malang

Tujuan Munas Aremania Satu dengan Agenda Pemilihan 7 Presidium

Era baru Aremania bakal dimulai dengan akan digelarnya Musyawarah Nasional (Munas) Aremania Satu di Dome Universitas Muhammadiyah Malalang (UMM)

Editor: Fatkhul Alami
Surabaya.tribunnews.com/Purwanto
Ketua Musyawarah Nasional Aremania Satu, Dyan Berdinandri (dua dari kiri), Tim 9 Musyawarah Nasional Aremania, Syam Arifin (dua dari kanan), Tim Asesor Musyawarah Nasional Aremania, Syahrul Sayidin (kanan) saat memberi keterangan kepada media jelang gelaran Musyawarah Nasional Aremania Satu, Sabtu (25/5). 

SURYA.co.id | MALANG - Era baru Aremania bakal dimulai dengan akan digelarnya kegiatan Musyawarah Nasional (Munas) Aremania Satu yang berlangsung di Dome Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pada 1-2 Juni 2024.

Melalui Munas Aremania ini, nantinya akan ada dipilih 7 dari 9 calon presidium yang telah ditentukan oleh tim panitia Munas Aremania Satu.

Kesembilan kandidat calon presidium Aremania, yakni Sam Anwar (Batu), Sam Teddy (Lawang), Septiana (Mergan), Sam Bagus (Gadang), Sam Rudy Topez (Bareng), Sam Prayoga Emprit (Oro-Oro Dowo), Sam Ali Rifki (Veteran), Sam Inos (Mergosono), dan Sam Simon (Gadingkasri).

Kesembilan presidium ini telah melalui sejumlah tahapan yang diuji oleh tim asesor. Dimana ada 5 tim asesor yang terdiri dari suporter, unsur wartawan hingga akademisi dari Universitas Brawijaya Malang.

Pembentukan tim asesor ini juga dilakukan oleh tim 9, yang telah dibentuk lebih dulu oleh Panitia Munas Aremania Satu.

"Adanya tim 9 untuk melembagakan Aremania yang memiliki tugas dalam menyusu AD/ART organisasi. Di dalamnya adalah semua perangkat organisasi yang nantinya akan dijadikan panduan," sebut Syamsul Arifin, perwakilan dari tim 9 Aremania Satu.

Dari kesembilan calon presidium tersebut, nantinya bakal dipilih 7 orang yang menjadi presidium di organisasi Aremania nanti.

Yang bakal memilih calon presidium tersebut ialah Kordinator Wilayah (Korwil) dan komunitas dari Aremania.

Sistem pemilihannya nanti dilakukan melalui voting. Seperti halnya Pemilu, dimana ada 10 bilik suara yang nantinya disiapkan panitia.

Saat ini sudah ada 177 korwil/komunitas yang telah dikonfirmasi oleh panitia Munas yang bakal menentukan hak pilihnya nanti.

Setiap korwil/komunitas mendapatkan dua hak pilih dan satu pendamping dalam proses pemilihan nanti.

"Proses pemilihan nanti akan dilakukan pada 1 Juni 2024. Kemudian untuk proses pengukuhan pada 2 Juni 2024. Kami juga sudah memfasilitasi korwil/komunitas yang tidak bisa hadir, terutama untuk korwil/komunitas dari luar negeri." terangnya.

"Jadi kami sudah menyediakan sistem barcode bagi mereka," ujar Dyan, Ketua Panitia Munas Aremania Satu.

Dyan mengatakan, tujuan Munas Aremania Satu itu hanya untuk membentuk sebuah legalitas/organisasi bagi Aremania.

Hal ini dilakukan, guna menyatukan Aremania yang saat ini terpecah akibat adanya dualisme Arema yang cukup berkepanjangan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved