Senin, 4 Mei 2026

Berita Pasuruan

Warisan Dokumenter P3GI di Kota Pasuruan Dikukuhkan UNESCO Sebagai MOWCAP

Penyerahan sertifikat ke P3GI sebagai The Memory of The World Regional Committee for Asia and The Pacific (MOWCAP) oleh UNESCO

Tayang:
Foto Istimewa
Penyerahan sertifikat ke P3GI sebagai The Memory of The World Regional Committee for Asia and The Pacific (MOWCAP) oleh The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO). 

SURYA.CO.ID, PASURUAN - Warisan dokumenter Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI) di Kota Pasuruan dikukuhkan sebagai bagian dari The Memory of The World Regional Committee for Asia and The Pacific (MOWCAP) oleh The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO). 

Penghargaan berupa sertifikat MOWCAP diserahkan langsung oleh Chairman MOWCAP Kim Kwibae kepada Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) Imam Gunarto.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Provinsi Jawa Timur, Tiat S. Suwardi juga ikut mendampingi dalam acara forum 10th General Meeting MOWCAP tahun 2024 di Best Western Premier Tuushin Hotel, Ulaanbaatar Mongolia akhir pekan kemarin. 

Penjabat Gubernur Jatim Adhy Karyono menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas masuknya warisan dokumenter arsip P3GI di Kota Pasuruan dalam MOWCAP tahun 2024. 

Menurutnya, ini sebuah kebanggaan bukan hanya P3GI saja namun Pemprov Jawa Timur dan untuk warisan budaya bangsa Indonesia. 

“Alhamdulillah, usaha dan kerja keras P3GI dan tim Disperpusip Jawa Timur dalam mengarsipkan dan mendokumenterkan sejarah perkebunan gula di Jawa Timur mendapatkan pengakuan bukan hanya nasional tapi internasional. Ini sangat membanggakan," kata Adhi dalam rilis yang diterima, Senin (13/5/2024) pagi.

Dijelaskan Adhi, sebagai bagian dari MOWCAP, khasanah arsip P3GI akan menjadi akses terbuka bagi peneliti, akademisi, dan masyarakat umum. 

Hal ini, kata dia, memungkinkan penyebaran pengetahuan yang lebih luas tentang sejarah dan perkembangan perkebunan gula, khususnya di Jawa Timur. 

“Selain itu juga untuk memfasilitasi dan kolaborasi lintas-batas dalam bidang penelitian dan pendidikan. Sehingga Pemprov Jatim mengundang masyarakat Indonesia dan komunitas internasional untuk berpartisipasi dalam upaya pelestarian dan promosi warisan dokumenter arsip Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia," lanjutnya.

Seperti diketahui, P3GI sendiri merupakan dokumen-dokumen yang disusun antara tahun 1887 hingga 1986 oleh Balai Penelitian Gula Indonesia. 

Arsip institut tersebut saat ini menyimpan catatan kerja sama internasional, kemajuan teknologi dalam industri gula, dan temuan baru dalam penelitian terkait gula. 

Selain itu, arsip P3GI telah diakui signifikansinya karena menyimpan kesaksian penting mengenai evolusi industri komoditas. Bahkan keberadaannya memegang posisi penting dalam dunia.

Kepala Disperpusip Jatim, Tiat S. Suwardi menjelaskan, selain P3GI di Kota Pasuruan, terdapat naskah nasional lain yang masuk dalam MOWCAP. 

Di antaranya naskah Tambo Tuanku Imam Bondjol dan Arsip Indarung I PT Semen Padang. Pengukuhan sendiri dilakukan setelah evaluasi dan penilaian ketat oleh Komite dan negara anggota MOWCAP yang mengakui nilai penting Arsip P3GI dalam kegiatan 10th General Meeting MOWCAP.  

Dalam pemaparannya, P3GI dan Pemprov Jatim mendapatkan apresiasi yang luar biasa dari negara-negara anggota MOWCAP. Pengusulan ini menegaskan bahwa langkah Pemprov Jatim dalam menjaga, melestarikan, dan mempromosikan warisan budaya dan intelektual bangsa Indonesia sangat tepat. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved