Jumat, 24 April 2026

Taruna STIP Tewas

Tabiat Taruna STIP Putu Satria yang Tewas Dianiaya Senior di Kampus, Ayah Ungkap Chat dan Impiannya

Terungkap tabiat Putu Satria Ananta Rustika (19), siswa taruna Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) yang meninggal dunia diduga dianiaya seniornya pad

Editor: Musahadah
kolase instagram
Putu Satria, taruna STIP asal Bali yang tewas diduga dianiaya seniornya pada Jumat (3/5/2024). 

SURYA.CO.ID, JAKARTA - Terungkap tabiat Putu Satria Ananta Rustika (19), siswa taruna Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) yang meninggal dunia diduga dianiaya seniornya pada Jumat (3/5/2024).  

Putu Satria Ananta Rustika tewas dengan luka lebam bekas kekerasan di bagian sekitar ulu hati.

Kematian taruna tingkat satu asal Bali ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarganya di Desa Gunaksa, Kecamatan Klungkung, Bali. 

Sang ayah, I Ketut Suastika tak bisa menyembunyikan kepedihan di wajahnya saat ditemui wartawan Tribun Bali (grup surya.co.id) pada Sabtu (4/5/2024). 

Berusaha tegar, lelaki paruh baya itu mengisahkan tentang cita-cita putranya. 

Baca juga: Sosok Putu Satria Taruna STIP Tewas Diduga Dianiaya Senior di Kampus, Ini Kronologi dan Rekaman CCTV

DIkatakna, telah lama Putu Satria telah lama menginginkan masuk sekolah kedinasan.

Mimpi yang selama ini diinginkan Putu Satria pun terwujudkan ketika dia diterima di STIP.

Tentu sebagai orangtua, dia mendukung cita-cita anak sulungnya itu.

"Dia bilang ingin sekolah kedinasan, kami sebagai orangtua hanya mendukung. Apalagi ia memiliki tekad yang kuat," kata Ketut Suastika saat ditemui di kediamannya, Sabtu 4 Mei 2024.

Putu Satria yang akrab disapa Rio itu, mulai masuk ke STIP pada bulan September 2023 lalu.

Selama beberapa bulan di kampus tersebut, Putu Satria sering memberi kabar ke keluarga. 

"Biasanya lebih sering berkabar ke ibunya. Kalau dengan saya terakhir chat beberapa hari lalu, ini masih ada chatnya," kenang Suastika.

Selama ini, Putu Satria tidak pernah mengeluh dan bercerita apa yang dialaminya di kampus. 

"Saya sering tanya bagaimana keadaan di kampus, dia selalu bilang aman," ungkap Suastika sembari terisak.

Baginya, putra sulungnya itu anak yang polos, dan penyayang keluarga.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved