Sabtu, 18 April 2026

Advertorial

Bus TransJatim Koridor IV Diluncurkan Agustus, DPRD Jatim Minta Persiapan Matang

Moda transportasi publik Bus TransJatim dipastikan akan merambah rute ke koridor Gresik-Lamongan dalam waktu dekat

tribun jatim/yusron naufal
Bus TransJatim koridor I saat melintas di kawasan Tanggulangin Sidoarjo, Rabu (24/4/2024). Dalam waktu dekat, Bus TransJatim bakal merambah rute Gresik-Lamongan. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Moda transportasi publik Bus TransJatim dipastikan akan merambah rute ke koridor Gresik-Lamongan dalam waktu dekat ini.

Bus ber-AC yang bakal menempuh jarak 52 KM itu, diharapkan menjadi solusi koneksi warga dari Terminal Bunder di Gresik hingga ke Terminal Paciran yang berada di Lamongan.

Rencananya, bus ini akan dilaunching pada Agustus 2024 mendatang. Sebagai bentuk persiapan, Komisi D DPRD Jatim menggelar rapat koordinasi bersama Dishub di UPT LLAJ Lamongan, Selasa (23/4/2024).

Dalam rapat tersebut, legislatif mendorong agar transportasi publik itu nantinya bisa beroperasi sesuai harapan.

Sebab TransJatim adalah bus yang mengutamakan pelayanan.

"Kami percaya nantinya bus ini bisa menjadi daya tarik tersendiri kepada masyarakat di wilayah Gresik-Lamongan," kata Wakil Ketua Komisi D, M Ashari saat dikonfirmasi seusai rapat koordinasi.

Bus TransJatim di koridor ini diproyeksi bisa melanjutkan tren positif seperti koridor lain.

Sebelumnya, Bus TransJatim sudah mengaspal di tiga koridor. Yakni koridor 1 Sidoarjo-Gresik, Koridor II Surabaya-Mojokerto dan Koridor III Mojokerto-Gresik.

Di koridor IV direncanakan berjumlah 15 Bus dengan rincian 14 beroperasi sedangkan 1 bus lainnya sebagai cadangan.

Bus TransJatim ini juga dipastikan mengutamakan ketetapan waktu. Apalagi interval waktu antar armada berkisar 15 menit.

Dengan jarak tempuh 52 KM, Bus TransJatim di koridor ini hanya butuh 100 menit dari Terminal Bunder hingga Paciran serta sebaliknya.

Adapun tarif dan metode pembayaran akan sama persis dengan tiga koridor sebelumnya.

Meski demikian, Ashari tetap mendorong agar Pemprov bisa menggandeng pemerintah kabupaten dalam realisasinya nanti. Termasuk juga untuk daerah lain.

Hal ini dinilai penting agar tidak ada penumpang yang terbengkalai di lapangan selain itu diharapkan bisa masuk ke semua lini.

Politisi asal Madura itu memberi contoh di Kota Surabaya, bagaimana Bus TransJatim koridor 1 belum bisa masuk ke jalur dalam kota.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved