Berita Viral
Rela Lepas Pekerjaan Insinyur Migas, Pria Ini Pilih Jadi Petani, Kini Bahagia Bisa Keliling Dunia
Inilah Kisah seorang pria rela melepas pekerjaannya sebagai insinyur minyak dan gas (migas) dan pilih jadi petani.
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Putra Dewangga Candra Seta
SURYA.co.id - Kisah seorang pria rela melepas pekerjaannya sebagai insinyur minyak dan gas (migas) ramai jadi sorotan.
Pasalnya, ia resign dan memilih bekerja sebagai petani.
Tapi berkat bertani, pria itu justru bahagia dan bahkan bisa keliling dunia.
Melansir dari Grid.id, pria tersebut diketahui bernama Eryzal Zainal (41) berasal dari Malaysia.
Baca juga: Kronologi Lengkap Bocah Dikira Tenggelam Kepergok Nonton Proses Pencarian Tim SAR, Polisi Juga Kaget
Eryzal memilih banting setir jadi seorang petani.
Padahal, sebelumnya, pria tersebut adalah seorang mantan insinyur di bidang telekomunikasi, minyak & gas.
Namun entah mengapa, mendadak ia memilih meninggalkan pekerjaannya sebelumnya dan memilih menjadi petani di Swiss.
Sejak tahun 2017, Eryzal Zainal memilih tinggal di Swiss bersama sang istri yang berasal dari Hongaria, Zsuzsanna (40).
Dan putrinya Ines (5).
Eryzal Zainal juga diketahui sudah meninggalkan pekerjaan lamanya pada 2014.
Setelah itu, ia dan sang istri mulai berkeliling dunia dan menjadi sukarelawan pertanian di berbagai negara.
Sampai di satu titik, Eryzal Zainal memiliki hasrat untuk bertani kecil-kecilan di lahan samping rumahnya.
Namun siapa sangka, kegiatan tersebut terus berkembang dan mendapat banyak dukungan dari tetangga.
Ia bahkan ditawari sebuah tanah untuk digarap dan akhirnya memutuskan jadi petani penuh waktu.
Dari hasil pertaniannya itu, Eryzal dan istrinya menjual produknya ke pasar lokal tiap minggu.
| Jennifer Coppen dan Justin Hubner Resmi Menikah, Akad Nikah di Bali |
|
|---|
| Sosok Putra Tri Ramadani, Mahasiswa di Surabaya yang Ukir Sejarah Emas Panjat Tebing Dunia |
|
|---|
| Terseret Kasus Blueray Cargo, Raffi Ahmad Hadirkan Saksi Kunci dan Tegaskan Tak Ada Transaksi |
|
|---|
| Profil Tiyo Ardianto, Ketua BEM UGM 2025 Lulusan Paket C yang Kritik Keras Presiden |
|
|---|
| Tanggapan Kapolri Terkait Santernya Seruan Gerakan Reformasi Jilid II oleh Elemen Mahasiswa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Rela-Lepas-Pekerjaan-Insinyur-Migas-Pria-Ini-Pilih-Jadi-Petani-Kini-Bahagia-Bisa-Keliling-Dunia.jpg)