Berita Pasuruan

Klinik Mata Berstandar Internasional Diresmikan Istri Wali Kota Pasuruan

Hadirnya JEC JAVA @ Pasuruan semakin mendekatkan masyarakat baik dari Kota maupun Kabupaten Pasuruan ke layanan terdepan

surya.co.id/galih lintartika
Peresmian Klinik Utama Mata JEC Java @Pasuruan. 

SURYA.CO.ID, PASURUAN - Klinik Utama Mata JEC JAVA @ Pasuruan resmi beroperasi setelah diresmikan istri Walikota Pasuruan Fatma Saifullah Yusuf, Sabtu (20/1/2024) siang di Jalang Panglima Sudirman, Kota Pasuruan.

Sentra kesehatan mata terlengkap dan berstandar internasional ini merupakan bagian dari jaringan eye care leader di Indonesia, JEC Eye Hospitals and Clinics; menjadi cabang kedua di Jawa Timur dan ke-15 di seluruh negeri.

Hadirnya JEC JAVA @ Pasuruan semakin mendekatkan masyarakat baik dari Kota maupun Kabupaten Pasuruan ke layanan terdepan dan fasilitas modern berteknologi mutakhir dan modern.

JEC JAVA @ Pasuruan menjadi satu-satunya institusi kesehatan mata di area Pasuruan yang memiliki layanan subspesialis dan diperkuat 8 dokter mata spesialis. Ini akan sangat membantu masyarakat di Pasuruan.

“Kami sangat mengapresiasi beroperasinya Klinik Utama Mata JEC JAVA @ Pasuruan sebagai upaya nyata dari pihak swasta dalam mendukung percepatan pembangunan kesehatan di area Pasuruan,” kata Fatma, sapaannya.

Apalagi, kata dia, klinik ini khusus pada ranah kesehatan mata. Masyarakat Pasuruan bisa lebih mudah menjangkau layanan kesehatan mata yang komprehensif, diperkuat jajaran dokter ahli, dan memiliki fasilitas berteknologi.

Dia berharap, keberadaan JEC JAVA @ Pasuruan semakin mendorong masyarakat untuk memeriksakan mata lebih berkala sehingga kualitas hidup mereka terus terjaga, tanpa ada kendala gangguan pandangan.

Kesehatan mata di Pasuruan masih perlu menjadi sorotan. Dari hasil Rapid Assessment of Avoidable Blindness (RAAB 2014-2016) Jawa Timur, populasi 190 ribu jiwa di Kota Pasuruan, angka kebutaannya mencapai 1.740 orang/tahun.

Sementara, di Kabupaten Pasuruan, dengan jumlah penduduk 1,6 juta jiwa, angka kebutaan diprediksi sekitar 14.160 orang/tahun.

Warga setempat yang mengalami gangguan penglihatan diantaranya menderita katarak.

“Penyebab kebutaan sebenarnya dapat dicegah dan ditangani, termasuk katarak. Pemeriksaan mata jadi kunci untuk mengantisipasinya,” kata Direktur Klinik Utama Mata JEC JAVA @ Pasuruan, dr. Lely Retno Wulandari, Sp.M (K).

Pemeriksaan mata, kata dia, menekan resiko gangguang penglihatan yang sampai menyebabkan kebutaan.

Dan inilah yang JEC JAVA @ Pasuruan hadirkan di Pasuruan untuk menekan ganguan penglihatan.

JEC JAVA @ Pasuruan yang mengusung konsep one-stop-solution yang mampu berkontribusi ke masyarakat Pasuruan untuk mendapatkan pemeriksaan mata sedini mungkin, sekaligus penanganan gangguan penglihatan.

Dia menyebut, kliniknya menawarkan penanganan gangguan penglihatan secara menyeluruh, mulai dari Katarak dan Bedah Refraktif, Vitreoretina, Glaukoma, dan Mata Anak dan Strabismus (Mata Juling).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved