Rabu, 15 April 2026

BOLEHKAH Puasa Rajab 1 Bulan Penuh? Begini Menurut Pendapat Ulama dan Hadist

Inilah penjelasan ulama dan hadist mengenai puasa Rajab yang dijalankan selama satu bulan penuh.

Penulis: Akira Tandika Paramitaningtyas | Editor: Adrianus Adhi
Canva
Ilustrasi puasa Rajab. 

SURYA.CO.ID - Bolehkah menjalankan puasa Rajab selama satu bulan penuh?

Sejak 13 Januari 2024 kemarin, sudah memasuki 1 Rajab.

Bagi umat Muslim, bulan Rajab adalah bulan yang mulia.

Perlu diketahui, di dalam Islam terdapat empat bulan-bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT.

Empat bulan mulia atau Asyhurul Hurum tersebut adalah Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab.

Ustadz Abdul Somad menjelaskan, terdapat hadist anjuran puasa di bulan-bulan haram, dan itu berlaku secara umum, tidak hanya untuk Bulan Rajab saja.

Tata cara mengerjakan Puasa Rajab menurut pendapat sebagian ulama yang populer adalah, Puasa Rajab 10 hari pertama, puasa Rajab tepatbdi hari-hari puasa sunnah seperti Senin- Kamis dan Ayyamul Bidh.

Tidak ada dalil yang menganjurkan atau melarang umat Muslim mengerjakan Puasa Rajab sebulan penuh.

Namun bagaimana hukum jika tetap ingin mengerjakannya?

Ustadz Abdul Somad pernah mendapatkan pertanyaan tersebut dari salah satu jamaah pengajiannya.

"Bolehkah kita berpuasa penuh di Bulan Rajab dan puasa penuh juga di Bulan Sya'ban?," ucap Ustad Abdul Somad membaca pertanyaan seorang jamaah dikutip Surya.co.id dari akun YouTube Fodamara TV tayang 10 Mei 2016.

"Di bulan-bulan haram (mulia) berpuasalah engkau, bulan haram itu apa? Dzulqa'dah, Dzulhijjah, Muharram, Rajab," jelas Ustadz Abdul Somas.

"Bulan Rajab di gas-nya puasa satu bulan. Habis itu di Bulan Sya'ban, Nabi pernah berpuasa kata Aisyah full (satu bulan) tapi tidak tiap tahun, pernah selama berpuasa di Madinah, jdi kalau dibuat sekali-sekali boleh, tapi kalau tiap tahun sampai lemas badannya 3 bulan berturut-turut Rajab, Sya'ban, Ramadan, Syawal mati kau tak? Tidak boleh menimbulkan mudlorot," terang Ustadz Abdul Somad.

Ustadz yang akrab disapa UAS tersebut, menjelaskan berpuasa 3 bulan tentu saja bisa menghalangi bapak bekerja dan kegiatan ibu.

"Tapi kalau dibuat sekali-sekali boleh, tapi kalau sampai menimbulkan mudlorot, jangan kau jerumuskan dirimu dalam kebinasaan, haram," jelas Ustadz Abdul Somad.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved