Berita Trenggalek
Hasil Sensus Pertanian 2023, Saran BPS untuk Pemkab Trenggalek : Prioritaskan Sektor Peternakan
Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Trenggalek merilis hasil sensus pertanian tahun 2023.
Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, TRENGGALEK - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Trenggalek merilis hasil sensus pertanian tahun 2023.
Dari rilis tersebut diketahui mayoritas masyarakat pertanian Kabupaten Trenggalek bekerja di subsektor peternakan.
Kepala BPS Trenggalek, Emil Wahyudiono menyebutkan jumlah usaha unit pertanian di Kabupaten Trenggalek mencapai 179.259 unit dengan sebaran paling banyak di Kecamatan Panggul, yaitu sebanyak 19.941 unit.
Dari total jumlah usaha unit pertanian di Bumi Menak Sopal yang masuk dalam usaha pertanian perorangan subsektor peternakan mencapai 128.937 unit dengan mayoritas jenis hewan ternak kambing.
"Satu rumah tangga di Kabupaten Trenggalek ini bukan hanya menjalankan satu usaha pertanian saja, namun dapat diketahui yang paling banyak adalah peternakan," kata Emil, Rabu (10/1/2024).
Sedangkan di posisi kedua adalah subsektor tanaman pangan dengan jumlah usaha mencapai 100.585 unit.
Menurut Emil, banyak masyarakat Trenggalek yang menggantungkan hidupnya dari pertanian tanaman pangan.
"Hanya saja lebih banyak untuk memenuhi kebutuhan pangan di Trenggalek saja, belum sampai tataran ekspor," jelas Emil.
Hal tersebut dikarenakan kondisi topografi Kabupaten Trenggalek yang mayoritas pegunungan sehingga ketersediaan lahan datar sangat terbatas.
"Hasil sensus pertanian ini sangat berguna untuk dasar kebijakan Pemkab Trenggalek di bidang pertanian. Misalnya saja jika Pemda ingin intervensi yang pas untuk penanggulangan kemiskinan, subsektor peternakan ini bisa jadi prioritas," tambah Emil.
Emil menyebutkan, sensus pertanian menang tidak menjadi agenda Pemerintah Kabupaten Trenggalek melainkan agenda BPS dalam menjalankan amanat UU Statistik no 16 tahun 1997.
"Setiap tahun berakhiran 3 kami harus melakukan sensus pertanian, dan tanggung jawab moral kami untuk menyampaikan hasilnya kepada Pemkab Trenggalek," tegas Emil.
| Anggota DPR RI Novita Hardini Tolak Kenaikkan PPN 12 Persen untuk Sekolah Internasional |
|
|---|
| Bocah di Trenggalek Tewas Saat Kejar Layangan, Terpeleset Saat Berlari di Tepian Sungai Kedunglurah |
|
|---|
| Dampak Bencana Tanah Gerak di Trenggalek Meluas, Ratusan Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal |
|
|---|
| Korban Tanah Gerak di Trenggalek Takut Kembali ke Rumah, Kapolres Sediakan Tempat Pengungsian |
|
|---|
| Tanah Gerak di Kecamatan Suruh Trenggalek, Puluhan Jiwa Mengungsi Tinggalkan Rumah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Kepala-BPS-Trenggalek-Emil-Wahyudiono2.jpg)