Jumat, 1 Mei 2026

Surat Yasin dan Bacaan Tahlil Singkat, Lengkap dengan Terjemahan

Surat Yasin dan Tahlil diawali dengan mengirimkan Al Fatihah untuk Nabi Muhammad dan orang-orang shaleh, serta diakhiri dengan doa tahlil.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Adrianus Adhi
Istimewa
Surat Yasin dan Bacaan Tahlil Singkat, Lengkap dengan Terjemahan 

SURYA.CO.ID - Surat Yasin dan tahlil adalah satu rangkaian zikir. Umat Muslim Indonesia sering membacanya untuk amalan Malam Jumat, mendoakan orang meninggal, atau untuk acara-acara keagamaan.

Melansir laman Nahdlatul Ulama (NU), pembacaan Surat Yasin dan Tahlil diawali dengan mengirimkan Al Fatihah untuk Nabi Muhammad dan orang-orang shaleh.

Kemudian dilanjutkan dengan membaca Surat Yasin 83 ayat dan Bacaan Tahlil Singkat. Di bagian akhir zikir Surat Yasin dan Tahlil dibacakan doa tahlil sebagai penutup.

Salah satu keutamaan membaca Surat Yasin Malam Jumat diriwayatkan oleh Abu Daud dalam sebuah hadits, "Barangsiapa membaca surat Yasin dan al-Shaffat di malam Jumat, Allah mengabulkan permintaannya." (HR Abu Daud dari al-Habr)

Doa Sebelum Membaca Surat Yasin dan Tahlil

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ , إلَى حَضْرَةِ النَّبِيِّ الْمُصْطَفَى صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَآلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَأَزْوَاجِهِ وَأَوْلَادِهِ وَذُرِّيَاتِهِ ، ثُمَّ إِلَى حَضَرَاتِ إِخْوَانِهِ مِنَ الْأَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِينَ وَالْأَوْلِيَاءِ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِينَ وَالصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِينَ وَالعُلَمَاءِ الْعَامِلِينَ وَالْمُصَنِّفِينَ الْمُخْلِصِينَ وَجَمِيعِ الْمَلَائِكَةِ الْمُقَرَّبِينَ ، ثُمَّ إِلَى جَمِيْعِ أَهْلِ القُبُورِ مِنَ الْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ مِنْ مَشَارِقِ الْأَرْضِ اِلَى مَغَارِبِهَا بَرِّهَا وَبَحْرِهَا خُصُوْصاً آبَائِنَا وَأُمَّهَاتِنَا وَاَجْدَادِنَا وَجَدَّاتِنَا وَمَشَايِخِنَا وَ مَشَايِحْ مَشَايِخِنَا وَأَسَاتِدَتِنَا وَأَسَائتِدَةِ أَسَائِدَتِنَا وَلِمَنْ اجْتَمَعْنَا هَاهُنَا بِسَبَبِهِ الْمَرْحُوْمِ السَّيِّدِ فُلَانِ بْنِ فُلَانٍ/بِسَبَبِهَا الْمَرْحُوْمَةِ السَّيِّلَةِ فُلَانَةِ بِنْتِ فُلَانٍ

Bismillahi ar-Rahmani ar-Rahimi. Ila hadhrati an-nabiyyi al-mushthafa shallallahu 'alaihi wa sallama wa alihi wa ashhabihi wa awlâdihi wa dzurrivyátihi. Tsumma ila hadharâti ikhwānihi min al-anbiya'i wa al-mursalina wa al-auliya'i wa asy- syuhada'i wa ash- shalihina wa ash-shahabati wa at- tabi'ina, wa al-'ulama'i al-'âmilina wa al-mushannifina al-mukhlishina. wa jami'i al-malā'ikati al-muqarrabin. Tsumma ila jami'i ahli al-qubûri min al-muslimîna wa al-muslimati,wa al-mu'minina wa al-mu'minati, min masyariqi al-ardhi ilå magharibiha, barrihå wa bahriha khushûshan âbâ'ina wa ummahātinā wa ajdâdina wa jaddátină wa masyayikhina wa masyāyikhi masyāyikhina wa asâtidzatina wa asâtidzati asātidzatina wa liman ijtama'na hä hunâ bi sababihi al-marhům as-sayyid Fulan bin Fulan/bi sababiha al-marhůmah as-sayyidah Fulanah binti Fulan. Al-Fatihah...

Artinya: "Dengan nama Allah Pemberi kasih Yang Maha Pengasih. Ke hadirat Nabi (Muhammad) yang terpilih, semoga shalawat dan salam dilimpahkan oleh Allah swt. atas diri beliau, para kerabat, para sahabat, para istri, putera dan puteri dan seluruh anak keturunan beliau.

Kemudian kepada saudara-saudara beliau dari para nabi dan rasul, para auliya, para syuhada, orang-orang saleh, para sahabat, para tabi'in, para ulama pengamal, para pengarang kitab yang berhati ikhlas, dan seluruh malaikat yang didekatkan (kepada Allah SWT.).

Kemudian kepada para ahlu kubur dari kaum muslimin dan muslimat, dari kaum mukminin dan mukminat, yang berada di bumi bagian timur dan barat, yang berada di daratan dan lautan; khususnya bagi para ayah kami, para ibu kami, para kakek kami, para nenek kami, para syaikh kami, para syaikh dari syaikh kami, para guru kami, para guru dari guru kami, dan bagi siapa yang oleh karenanya kami berkumpul di sini: Almarhum tuan fulan bin fulan/almarhumah tuan fulanah bin fulan (sebutkan nama ahli kubur)" Al Fatihah..

Al Fatihah

  بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ (١) اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعٰلَمِيْنَۙ (٢) الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِۙ (٣) مٰلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِۗ (٤) اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُۗ (٥) اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَۙ (٦) صِرَاطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ ەۙ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّاۤلِّيْنَ (٧)

Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm (1) al-ḥamdu lillāhi rabbil-‘ālamīn (2) ar-raḥmānir-raḥīm (3) māliki yaumid-dīn (4) iyyāka na’budu wa iyyāka nasta’īn (5) ihdinaṣ-ṣirāṭal-mustaqīm (6) ṣirāṭallażīna an’amta ‘alaihim gairil-magḍụbi ‘alaihim wa laḍ-ḍāllīn (7)

Artinya, "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam. Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Pemilik hari pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus. (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat."

Surat Yasin 

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved