Kamis, 9 April 2026

Berita Banyuwangi

Gunung Raung Naik Status Jadi Waspada, Embusan Asap Mencapai 1 Kilometer

Status Gunung Raung yang berada di Kabupaten Banyuwangi, Jember dan Bondowoso naik dari normal (level I) menjadi waspada (level 2).

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Cak Sur
Istimewa
Status Gunung Raung yang berada di Kabupaten Banyuwangi, Jember dan Bondowoso naik dari normal (level I) menjadi waspada (level 2). 

SURYA.CO.ID, BANYUWANGI - Status Gunung Raung yang berada di Kabupaten Banyuwangi, Jember dan Bondowoso naik dari normal (level I) menjadi waspada (level 2). Masyarakat diminta untuk tak mendekati kawah puncak hingga radius 3 kilometer (km).

Hasil pengamatan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi menunjukkan, terdapat peningkatan aktivitas berupa embusan asap kawah yang ketinggiannya mencapai 1 km di atas puncak kawah pada Senin (18/12/2023) malam.

Pada periode 1-17 Desember 2023, embusan asap kawah juga berfluktuasi dengan ketinggian maksimal 500 meter.

"Kami hitung peningkatan gempa embusan mencapai 57 kali," kata Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Raung, Burhan Alethea, Rabu (20/12/2023).

Menurutnya, kenaikan aktivitas itu diprakirakan akibat gempa teknik lokal yang terjadi pada 18 Desember malam. Gempa tersebut bermagnitudo 2,6.

Selama Desember 2023, tak terekam adanya gempa vulkanik dalam di Gunung Raung. Hal ini menunjukkan aktivitas fluida (gas, cairan, padatan batuan) berada pada kedalaman relatif dangkal dengan sistem terbuka. Ini didukung dengan terekamnya getaran tremor menerus selama periode tersebut.

Potensi bahaya yang mungkin terjadi saat ini, yakni berupa akumulasi gas vulkanik konsentrasi tinggi di dasar kawah.

Berdasarkan hasil pemantauan visual dan kegempaan selama bulan ini, serta masih belum stabilnya kondisi tekanan di area kawah pascagempa tektonik lokal, status Gunung Raung ditingkatkan menjadi waspada sejak Selasa (19/12/2023).

"Masyarakat dan pengunjung/wisatawan agar tidak mendekati pusat erupsi di kawah puncak dengan radius 3 km," sambung Burhan.

Tingkat aktivitas ini, lanjutnya, bakal ditinjau kembali jika terdapat perubahan visual dan kegempaan yang signifikan.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved