Berita Sidoarjo

Banyak Pemohon SIM Gagal Lewati Uji Praktik Lintasan S, Satlantas Polresta Sidoarjo Beri Pelatihan

Tingkat kelulusan pemohon SIM di Sidoarjo masih rendah, banyak pemohon SIM masih kesulitan melewati ujian praktik

Penulis: M Taufik | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/M Taufik
Suasana uji praktik SIM di Satpas Sidoarjo 

SURYA.CO.ID, SIDOARJO - Tingkat kelulusan pemohon SIM (Surat Izin Mengemudi) di Sidoarjo masih rendah.

Penyebabnya, banyak peserta atau pemohon SIM C yang masih kesulitan melewati ujian praktik, meski Polri telah mengganti lintasan zig-zag dengan lintasan seperti huruf S.

Melihat kondisi itu, Satlantas Polresta Sidoarjo mengeluarkan inovasi dengan memberikan coaching clinic atau pelatihan kepada calon pemohon SIM sebelum mereka melakukan tes sesungguhnya.

“Inovasi ini dilakukan, setelah melihat masih banyak pemohon di wilayah Sidoarjo yang kesulitan lulus dari ujian praktik SIM,” kata Kasat Lantas Polresta Sidoarjo Kompol Indra Budi Wibowo.

Menurutnya, melalui program ini, petugas Satlantas Polresta Sidoarjo melakukan jemput bola mengatasi kesulitan warga di ujian praktik SIM. Namanya program itu, Cekatan SIM (Cepat Tingkatkan Kemampuan Ujian Praktik dan Ujian Teori SIM).

Melalui program itu, calon pemohon SIM bisa lebih dulu mendapatkan coaching clinic melewati lintasan huruf S sebelum mengikuti ujian sesungguhnya.

"Program CEKATAN ini, kami gelar untuk meningkatkan kemampuan berkendara para pemohon SIM, agar mereka lebih mudah lulus. Itu sebabnya materi pelatihan yang diberikan persis sama dengan saat tes sesungguhnya. Materi latihan diberikan oleh petugas kami dan itu pun tidak cuma sekali atau dua kali, tetapi sampai mereka benar-benar mahir dalam berkendara," urai Kompol Indra.

Ia menyebut, pelatihan uji praktik SIM di Polresta Sidoarjo dibuka setiap hari Rabu dan Jumat pada pukul 15.00-16.00 WIB.

Lulusan Akpol 2009 ini menyebut, pihaknya berencana membuat lapangan latihan di seluruh kecamatan di Kabupaten Sidoarjo, untuk menampung animo masyarakat.

"Sejauh ini, masyarakat Sidoarjo menyambut baik program pelatihan CEKATAN SIM, karena mereka sendiri merasakan manfaatnya. Banyak permintaan untuk menggelar pelatihan uji praktik di desa mereka demi memudahkan warga," lanjut dia.

Itu sebabnya, kata Kompol Indra, pihaknya membahas rencana pembangunan lapangan uji praktik di 18 kecamatan yang ada di Sidoarjo, agar bisa menjangkau lebih banyak masyarakat.

“Nantinya, personel Bhabinkamtibmas dan unit lantas di masing-masing polsek yang sudah kami latih akan menjadi pemateri," ungkapnya.

Pihaknya menegaskan, bahwa tidak ada beban biaya apa pun kepada peserta pelatihan uji praktik ini. Semuanya gratis dan dibimbing sampai mahir.

Lewat program CEKATAN SIM ini pula, disebutkan bahwa jajaran Satlantas Polresta Sidoarjo ingin masyarakat jadi mengetahui serta mengalami sendiri bahwa proses pembuatan SIM yang sesuai aturan di Polresta Sidoarjo ternyata mudah, murah dan cepat.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved