Rabu, 6 Mei 2026

Berita Probolinggo

Pedagang Pasar Leces Probolinggo Mengais Cari Sisa Barang Dagangan dan Puing Sehari Pasca Kebakaran

Sehari pasca peristiwa kebakaran Pasar Leces Probolinggo, ratusan pedagang mendatangi kiosnya masing-masing.

Tayang:
Penulis: Danendra Kusumawardana | Editor: irwan sy
danendra kusumawardana/surya.co.id
Para pedagang mengais sisa barang dagangan maupun puing peralatan di kios sehari pasca kebakaran Pasar Leces Probolinggo, Selasa (5/12/2023). 

SURYA.co.id | PROBOLINGGO - Sehari pasca peristiwa kebakaran Pasar Leces Probolinggo, ratusan pedagang mendatangi kiosnya masing-masing.

Mereka tampak mengais sisa barang dagangan maupun puing peralatan yang ada, meski barang dan peralatan pedagang itu hampir semua telah menjadi abu maupun gosong.

Tak sedikit yang terduduk lesu sembari meratap. 

Seorang pedagang Sumarni (65) warga Situbondo mengatakan seluruh barang dagangan dan mesin miliknya tak bisa diselamatkan.

Sumarni menyewa kios di Pasar Leces untuk usaha selep daging.

"Ada dua unit mesin penggiling, dua unit mesin penggerak, dan 4 ton tepung ludes terbakar. Saya rugi puluhan juta," katanya getir, Selasa (5/12/2023).

Sumarni merana lantaran usaha selep daging merupakan satu-satunya sumber penghasilannya.

Dia pun berharap Pemkab Probolinggo lekas membangun kios yang terbakar.

"Usaha selep adalah mata pencaharian saya. Saya juga punya dua karyawan. Kasihan mereka. Semoga kios cepat dibangun kembali agar kami ada pemasukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," sebutnya.

Pedagang lain, Suyono (55) warga Desa Sumberkedawung mengungkapkan hal serupa.

Barang dagangannya, yakni makanan ringan dan sembako seluruhnya terpanggang.

"Saat saya mendatangi kios, semua barang dagangan saya gosong. Tidak ada satupun yang bisa diselamatkan. Diperkirakan saya merugi Rp 20 juta. Barang dagangan penuh di kios karena saya baru kulakan," ungkapnya.

Suyono berharap Pemkab Probolinggo turun tangan dan mengambil langkah, seperti mendata pemilik kios sekaligus mencari tempat sementara untuk pedagang.

Karena jika terlalu lama tidak berjualan karena bencana kebakaran ini, dia khawatir kehilangan pelanggan.

"Para pedagang menangis. Karena berdagang di Pasar Leces adalah mata pencaharian utama mereka. Semoga cepat ada solusi dari pemerintah," terangnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved