Berita Surabaya

BPBD Lamongan dan UNNU Bantu Ribuan Masyarakat Desa Soko Terbebas dari Krisis Air Bersih

BPBD Lamongan bersama PT Persada Utama Globalindo atau Triliun Group menggelar kegiatan sosial untuk warga Desa Soko Lamongan

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: irwan sy
ist
Penyerahan donasi aksesoris sambungan pipa untuk instalasi saluran air ke warga Desa Soko, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, yang dilakukan Triliun Group lewat brand UNNU didamaikan BPBD Lamongan. 

SURYA.co.id | SURABAYA - BPBD Lamongan bersama PT Persada Utama Globalindo atau Triliun Group menggelar kegiatan sosial untuk warga Desa Soko, Kecamatan Tikung, Lamongan.

Desa ini menjadi salah satu wilayah yang mengalami krisis air bersih.

Project Leader CSR Trilliun Group, Maxwell Prijadi, mengatakan perusahaan yang bergera di bidang Bathroom Fitting & Plumbing Hardware dengan merk UNNU, tersebut, menyerahkan donasi berupa aksesoris sambungan pipa untuk instalasi saluran air ke warga.

"Dengan begitu, beban warga di Desa Soko di Kabupaten Lamongan yang minim akses air bersih itu pun teratasi," kata Maxwell, Kamis (30/11/2023).

Sebelumnya, UNNU juga telah menyalurkan beberapa bantuan aksesoris instalasi air untuk masyarakat yang terdampak bencana kebakaran Bromo.

"Kala itu, UNNU mendapatkan informasi bahwa ada 6 desa yang kesulitan air," tambah Maxwell Prijadi.

UNNU berkomitmen untuk membantu masyarakat. Sebab, masyarakat juga bagian dari UNNU.

"UNNU sangat senang bisa ikut berkontribusi dan ingin terus berkolaborasi dengan stake holder dari pemerintahan," tambah Maxwell.

Kepala BPBD Lamongan, Joko Raharto, mengatakan, sepanjang 2023, ada sekitar 56 ribu jiwa yang terdampak krisis air bersih atau setara dengan 16 ribu kepala keluarga.

"Mewakili Pemkab Lamongan, kami mengucapkan terima kasih atas  kepeduliannya Trilliun Group, lewat UNNU dalam mengatasi kendala yang dihadapi masyarakat kami di sini," kata Joko.

Dia juga menyampaikan, Lamongan memiliki kontur wilayah bermacam-macam.

Di 2023, selain faktor el nino, terutama di wilayah ketersediaan air bersih sangat terbatas.

"Antisipasi krisis air bersih pada 2023 sampai bulan ini mulai Juli lalu, kami dropping air bersih di 17 kecamatan dari 27 kecamatan. Tersebar di 88 desa lamongan. Termasuk Desa Soko," ucap Joko.

Joko berharap, ke depan, pihaknya bisa berkolaborasi terus dengan UNNU dan Trilliun.

Karena masih banyak hal yang bisa menjadi program strategis dan sinergis.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved