Pilpres 2024
Relawan KIP Prabowo-Gibran Deklarasi di Sidoarjo, Komitmen Lanjutkan Program Presiden Jokowi
Salah satu program kerja Prabowo-Gibran adalah melanjutkan program kerja Pesiden Joko Widodo dalam hal memberantas kemiskinan
Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID, SIDOARJO - Relawan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Prabowo-Gibran, terus bergerilya melakukan gerakan strategis ke basis massa di akar rumput.
Salah satunya yang dilakukan oleh relawan Komite Independen Pemenangan (KIP) Prabowo-Gibran, melakukan sosialisasi ke masyarakat dengan komitmen agar program-program baik yang telah dilakukan Presiden Joko Widodo bisa terus dilanjutkan.
Penasehat KIP Prabowo-Gibran, Fandi Utomo menegaskan, bahwa salah satu program kerja Prabowo-Gibran adalah melanjutkan program kerja Pesiden Joko Widodo dalam hal memberantas kemiskinan dan mengurangi pengangguran.
"Kita tahu, bahwa Presiden Jokowi berhasil menurunkan jumlah penduduk miskin menjadi 9,57 persen. Ini terendah sepanjang sejarah. Maka program Prabowo-Gibran adalah melanjutkannya," tegas Fandi saat deklarasi KIP Prabowo-Gibran di Sidoarjo, Senin (27/11/2023).
Tidak hanya itu, Fandi juga menjelaskan, bahwa selama kepemimpinan Jokowi, neraca perdagangan Indonesia surplus US$ 54,4 miliar, cadangan devisa US$ 137 miliar dan [Pertumbuhan ekonomi 5,2 persen (Q2 2023).
Ditegaskannya pula, di bawah kepemimpinan Jokowi, tingkat inflasi Indonesia ada di angka 3,3 persen dan utang pemerintah 38 persen dari PDB.
Untuk Sidoarjo sendiri, Fandi mengungkapkan, bahwa Sidoarjo dikenal dengan penyangga utama Kota Surabaya. Banyak industri berkembang di Sidoarjo. Namun sayangnya sebanyak 118,06 ribu orang di Sidoarjo kini sedang menganggur (Tingkat Pengangguran Terbuka).
"Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik Sidoarjo terkait kondisi ketenagakerjaan Sidoarjo 2022, bahwa sebanyak 118,06 ribu orang di Sidoarjo kini sedang menganggur. Meskipun ada tren setiap tahun menurun, akan tetapi angka TPT Sidoarjo masih tertinggi di Jawa Timur," tegasnya.
Hal ini disebabkan, karena kondisi investasi di Kabupaten Sidoarjo mengalami penurunan.
Pasalnya, di akhir tahun 2020 terdapat 11 perusahaan dan 2021 terdapat 19 perusahan yang pindah dari Sidoarjo. Sebagian besar perusahaan tersebut adalah perusahaan padat karya.
"Alasan terbesar pindahnya beberapa perusahaan dari Kabupaten Sidoarjo, adalah tingginya Upah Minimum Kabupaten (UMK) (Laporan Akhir Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupagen Sidoarjo 2022)," ungkapnya.
Permasalahan pengangguran yang tinggi ini, Fandi optimis akan mampu diatasi dengan Program Kerja Prabowo-Gibran. Salah satunya dengan melanjutkan program Presiden Jokowi dan menambahkan program kartu-kartu kesejahteraan sosial.
"Serta nanti akan ada kartu usaha untuk menghilangkan kemiskinan absolut, Kartu Indonesia Sehat (KIS), KIS Lansia, Kartu Indonesia Pintar, Kartu Sembako, Kartu Prakerja, MEKAR dan Program Keluarga Harapan akan dilanjutkan dan menambahkan Kartu Anak Sehat," tegas Fandi.
Selain itu, program juga ada program Kredit Usaha Tani, Perternakan, Perikanan, Perkebunan, Produksi Pangan Rakyat, Nelayan, Pesisir, Industri Hilir UKM, Kredit untuk usaha Start Up dan kredit untuk para millenial akan didorong, diperluas, dan diperbanyak.
"Ini penting untuk menjadi garda terdepan dalam upaya peningkatan wirausaha dan dapat menumbuhkan wirausaha wirausaha baru, terutama di kalangan anak muda," tegas Fandi.
Habib Najib : Kiai Kampung se-Indonesia Akan Gelar Doa Bersama, Doakan Pemerintahan Baru |
![]() |
---|
Megawati Belum Tentukan Sikap Politik PDIP di Pemerintahan Prabowo-Gibran, Ini Alasannya |
![]() |
---|
Sumber Kekayaan Raffi Ahmad yang Digadang-gadang Masuk Bursa Menteri Prabowo dan Cawagub Jateng |
![]() |
---|
Kekayaan Eko Patrio Politisi asal Nganjuk yang Disiapkan Jadi Menteri di Kabinet Prabowo-Gibran |
![]() |
---|
Rekam Jejak Eko Patrio yang Disiapkan Jadi Menteri di Kabinet Prabowo-Gibran, Asal Nganjuk Jatim |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.