Berita Sidoarjo

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Minta Pembangunan Jembatan Shirotol Mustaqim Segera Diselesaikan

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor meminta proyek pembangunan Jembatan Shirotol Mustaqim di Kecamatan Candi segera tuntas.

Penulis: M Taufik | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/M Taufik
Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor meminta proyek pembangunan Jembatan Shirotol Mustaqim di Kecamatan Candi segera tuntas. 

SURYA.CO.ID, SIDOARJO - Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor meminta proyek pembangunan Jembatan Shirotol Mustaqim segera tuntas.

Setidaknya, jembatan yang menghubungkan Desa Klurak dan Desa Balongdowo di Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo itu dituntaskan akhir bulan ini.

Gus Muhdlor, panggilan Ahmad Muhdlor, berharap pengerjaan jembatan bisa dikebut dan rampung akhir November. Kemudian bisa dibuka sepenuhnya untuk dimanfaatkan oleh warga.

Sekarang, jembatan itu memang sudah hampir selesai. Bahkan, sebagian warga sudah bisa melewatinya. Namun proyek memang belum sepenuhnya tuntas.

Jembatan yang dulunya terbuat dari kayu itu ,sudah benar-benar berubah wujud. Sekarang seluruh struktur bangunannya dipondasi cor sehingga jauh lebih kuat.

Progres pengerjaan jembatan sudah mencapai 93.56 persen. Tinggal pengecatan dan pembersihan sisa material serta sedimentasi di sekitar jembatan.

"Melihat progres pengerjaannya yang hanya tinggal finishing saja, saya yakin akhir bulan ini jembatan ini dapat dilewati sepenuhnya. Kami berharap bisa dikebut, agar bisa segera difungsikan," lanjut Gus Muhdlor.

Menurut dia, jembatan tersebut merupakan objek vital bagi masyarakat karena menjadi aksesibilitas dan mobilitas masyarakat Sidoarjo.

"Aksesibilitas dan mobilitas masyarakat Sidoarjo yang melewati jembatan ini cukup tinggi, oleh karenanya pembangunannya sangat mendesak untuk dilaksanakan," ujarnya

Sementara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Kabupaten Sidoarjo, Dwi Eko Saptono mengatakan, umur beton jembatan sejak pembangunan sudah tiga pekan dan sudah dapat dilewati mulai Selasa kemarin.

“Namun, jembatan ini memang khusus dilewati kendaraan roda dua saja, karena struktur bangunannya hanya diperuntukkan bagi kendaraan roda dua. Sekarang ini sebenarnya juga sudah kuat, karena pengecoran dimulai sejak 17 Oktober lalu,” urainya.

Suwarjono, salah seorang warga Desa Klurak Suwarjono mengaku senang jembatan yang menjadi tumpuan utama warga ke desa sebelah itu sudah selesai dibangun.

Ia mengatakan, warga memang sudah berharap jembatan tersebut dibangun permanen dan kuat, karena merupakan salah satu penunjang utama perekonomian masyarakat.

"Saya sebagai warga setempat mengharapkan jembatan ini cepat selesai, agar warga senang memiliki jembatan ini," ucapnya.

Suwarjono menyampaikan, jembatan tersebut banyak dilewati warga, karena bisa memperlancar aktivitas warga menuju jalan lingkar timur.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved