Berita Sidoarjo
Ibu-ibu di Sidoarjo Diajak Jadi Relawan Desa Kreatif Inklusif dan Aktif Peduli Terhadap ABK
Ibu-ibu di Sidoarjo antusias mengikuti acara bertajuk "Pelatihan Kreativitas Ecoprint Sebagai Jembatan Membersamai ABK dan Keluarga"
SURYA.CO.ID, SIDOARJO – Sejumlah ibu-ibu berkumpul di Balai Desa Tambakrejo, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Sabtu (4/11/2023).
Mereka diajak untuk ikut terlibat aktif dalam kepedulian terhadap anak berkebutuhan khusus (ABK) di wilayahnya masing-masing.
Ibu-ibu itu terlihat antusias mengikuti acara bertajuk "Pelatihan Kreativitas Ecoprint Sebagai Jembatan Membersamai ABK dan Keluarga" yang digelar di Balai Desa Tambakrejo.
“Kegiatan ini, merupakan gabungan dari dua kegiatan. Yakni sosialisasi kepedulian terhadap ABK dan pelatihan ecoprint bagi warga dan keluarga ABK. Dua kegiatan ini bertujuan sama, yakni menuju inisiasi desa kreatif inklusif,” kata Sawitri Retno Hadiati, Ketua Yayasan Peduli Kasih ABK di sela kegiatan.
Para peserta dalam kegiatan itu, merupakan ibu-ibu PKK dan kader. Mereka diajak untuk menjadi relawan ABK, sehingga perlu mendapatkan pemahaman tentang parenting untuk orangtua dan keluarga ABK serta cara optimalkan potensi ABK.
Di kesempatan yang sama, ibu-ibu juga diberikan peluang kreativitas dan peningkatan ekonomi keluarga melalui produk-produk ecoprint. Supaya dapat memberdayakan keluarga dan ABK itu sendiri.
“Kegiatan menuju desa kreatif inklusif ini, merupakan kerja sama Yayasan Peduli Kasih ABK dengan Lab Beviron, Departemen Desain Interior FDKBD ITS,” ungkap Sawitri.
Dalam program ini, setelah dilakukan pemetaan diputuskan ada dua lokasi kegiatan. Desa Tambakrejo, Waru dan Desa Dukuh Tengah, Buduran, mewakili Sidoarjo.
Serta Desa Nglebeng dan Desa Ngrencak, di Kecamatan Punggul, mewakili Trenggalek.
Program itu bakal berjalan selama tiga tahun di empat desa terpilih tersebut.
Diharapkan, melalui program ini bisa mensosialisasikan ABK atau disabilitas, peran masyarakat terhadap ABK, desa inklusif dan pembentukannya, sekaligus kerja sama dengan pemerintah dan pihak-pihak terkait lainnya.
“Melalui kegiatan ini, kami juga membagikan pengetahuan dan latihan pemberdayaan keluarga dengan ABK, membagikan pengetahuan preventif, promotive, kuratif dan rehabilitative ABK berbasis masyarakat di desa,” urai Sawitri.
Selain itu, program ini juga membagikan ketrampilan yang dapat digunakan sebagai elemen estetis interior, yang memberikan peluang untuk dijual di pasar atau platiform kreatif inklusif dengan menambah ketrampilan pengolahan produk, promosi. Desain bekerja sama dengan Departemen Desain Interior dari ITS.
Menanggapi program yang berjalan tersebut, Kepala Desa Tambakrejo, Nur Machmudi mengaku men-support penuh semua program yang ada. Khususnya program yang berkaitan dengan kegiatan relawan untuk para ABK dan keluarganya tersebut.
“Prinsipnya kami mendukung dan men-support penuh kegiatan tersebut. Apa-apa yang dibutuhkan, kami bantu. Termasuk jika ada proposal dan sebagainya. Kami juga siap memfasilitasi para relawan dan program-programnya itu,” jawab Kades Nur Machmudi.
Pihaknya berharap, semua proses bisa berjalan baik. Mulai dari penyaringan, pembentukan relawan, pelatihan hingga pelaksanaan program-program yang ada. Supaya, semua bisa maju bersama, termasuk para ABK dan keluarganya.
Berita Sidoarjo
desa kreatif inklusif
anak berkebutuhan khusus (ABK)
Desa Tambakrejo
Kecamatan Waru
Yayasan Peduli Kasih ABK
Lab Beviron
Departemen Desain Interior FDKBD ITS
Plt Bupati Subandi Ajak Para Pejabatnya Sowan ke PCNU Sidoarjo, Disambut KH Abdus Salam Mujib |
![]() |
---|
Predator Anak Asal Surabaya Diringkus Polisi di Sidoarjo, Pelaku Selalu Sasar Bocah SD |
![]() |
---|
Pria Usia 60 Tahun di Sidoarjo Bersimbah Darah, Diduga Dihabisi Anak Kandungnya |
![]() |
---|
Pembangunan Gedung Baru RSUD RT Notopuro Sidoarjo Hampir Tuntas |
![]() |
---|
Sidoarjo Terendam Banjir, Air Mulai Masuk ke Rumah-rumah Warga |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.