Berita Viral
Aksi Berani Emak-emak Makassar Lawan Perampok Bawa Panah, Kuncinya di Senjata Ramuan
Seorang ibu di Makassar, Desi (26), jadi sorotan setelah aksinya melawan perampok bersenjata panah, terekam dan viral di media sosial. Ini kisahnya
Penulis: Arum Puspita | Editor: Musahadah
SURYA.CO.ID - Seorang ibu di Makassar bernama Desi (26) jadi sorotan setelah aksinya melawan perampok bersenjata panah, terekam dan viral di media sosial.
Kejadian tersebut terjadi saat Desi tengah menjaga toko kelontong bersama ibunya, Kadang, Rabu (1/11/2023) sekira pukul 01.00 WITA.
Saat itu datang dua orang membeli rokok.
"Awalnya dua orang datang membeli rokok Rp 10 ribu, jadi saya kasi mi lima batang. Terus itu temannya satu mau masuk di samping tapi saya lihati," ujar Desi.
Pintu samping yang tertutup setengah, lanjut dia, dimanfaatkan pelaku menyelinap masuk dengan modus mencari kerupuk kentang.
"Saya tanyami karena nah lewati mi itu tempat kerupuk. Terlalu dalami masuk jadi saya tanyami apa kita cari, kalau memang kerupuk tanyama nanti kuambilkanki," terangnya.
Pelaku satu yang sudah memegang rokok, lanjut Desi pun marah-marah tidak terima temannya dicurigai.
"Nabilang ke temannya, eh keluarko bodok nakirako nanti orang pencuri, jadi keluarmi itu temannya pilih-pilih lagi," sebutnya.
Tidak berselang lama, datang pembeli lain yang juga sempat curiga dengan gerak-gerik kedua pelaku.
"Saya sempat kodei itu pembeli datang tapi tidak natangkap kode, jadi pergi," ungkap Desi.
Setelah pembeli lain itu pergi, Desi pun menagih uang rokok Rp 10 ribu yang belum dibayar pelaku.
Namun, pelaku tidak menoleh justru masuk ke warung sambil membentangkan anak panah busur.
"Kutanyaki bilang belum dibayar uang rokokta, tidak balik-balik lalu keluar dan masuk lagi bawa busur," tuturnya.
Beruntung, perampok tersebut kabur tanpa membawa barang curian.
Punya Senjata Ramuan
Setelah video viral itu, terungkap bahwa Desi hanya bermodal keberanian.
Ia menggertak balik perampok tersebut sambil melemparkan beberapa toples ke arah pelaku.
Kendati begitu, Desi tak menampik bahwa dirinya pun panik.
"Panik, tapi kalau tidak dilawan naambil semua apa-apata. Mending dilawan," kata Desi, dikutip dari Tribun Timur.
Di sisi lain, ia juga sudah dibekali ibunya dengan senjata ramuan untuk mengantisipasi adanya tindakan jahat.
Senjata ramuan alas sang ibu itu, berupa sambal yang diisi dalam botol mineral plastik.
Sambal itu diselipkan di sela toples jualan permen dan wafer di atas meja kasir.
Saat dihampiri pelaku perampokan, dirinya mengaku sempat mengambil botol berisi sambal pedas itu.
Sayangnya, ramuan tersebut terjatuh saat hendak diambil.
"Ini sambal ibuku yang bikin memang untuk jaga-jaga. Cuman Jatuh pas saya mau ambil, makanya saya lempari pakai toples itu pelaku," ujarnya.
Meski belum melaporkan secara resmi kasus itu, dirinya mengaku sudah didatangi polisi untuk dimintai keterangan.
Pasalnya, video aksi heroik Desi dan ibunya Kadang, viral di media sosial.
"Ada polisi tadi datang karena viral katanya. Jadi saya diarahkan melapor," ucapnya.
Tanggapan polisi
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Ridwan JM Hutagaol mengatakan, untuk saat ini pihaknya masih melakukan pengecekan terkait aksi dugaan perampokan itu.
"Kita lakukan pengecekan dulu, apakah (korban) sudah melapor, apakah mungkin laporannya di Polsek, apakah di Polres," kata Ridwan JM Hutagaol dikonfirmasi wartawan.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.