Kamis, 9 April 2026

Doa Meminta Hujan Paling Ampuh Teks Arab, Latin dan Artinya

Berikut bacaan doa minta hujan paling ampuh yang diajarkan oleh Rasulullah SAW teks Arab, latin dan artinya.

|
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Adrianus Adhi
Canva
Ilustrasi doa agar hujan deras 

SURYA.CO.ID - Berikut bacaan doa minta hujan paling ampuh yang diajarkan oleh Rasulullah SAW.

Dalam Islam, terdapat bacaan doa minta hujan yang bisa diamalkan kapan saja.

Salah satu momen yang pas untuk minta hujan adalah ketika musim kemarau panjang, yang sering menyebabkan sebagian wilayah mengalami kekeringan bahkan kekurangan air bersih.

Dalam hadits yang shahih, Rasulullah SAW bersabda, “Air hujan itu turun karena ada doa orang-orang yang ada di tengah-tengahnya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Hadits tersebut menerangkan bahwa salah satu sebab turunnya hujan adalah karena doa dan upaya manusia, sehingga membaca doa minta hujan bukan sesuatu yang sia-sia.

Doa Meminta Hujan

Mengutip laman dompetdhuafa.com, menurut hadits yang diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud, Rasulullah SAW mengajarkan doa agar hujan deras sebagai berikut:

اللَّهُمَّ اسْقِنَا غَيْثًا مُغِيثًا مَرِيئًا مُرِيعًا، نَافِعًا غَيْرَ ضَارٍّ عَاجِلًا غَيْرَ آجِلٍ

Allahummasqinaa ghaitsam mughiitsam marii-am marii’an naafi’an ghaira dharrin ‘aajilan ghaira aajil.

Artinya: “Ya Allah, turunkanlah hujan kepada kami, hujan yang lebat merata, mengairi, menyuburkan, bermanfaat tanpa mencelakakan, segera tanpa ditunda.”

Baca juga: Doa Ketika Hujan Angin, Dibaca Agar Segera Reda

Doa Setelah Hujan Turun

Setelah hujan turun, Rasulullah SAW mengajarkan kepada umat Islam untuk membaca doa sebagai ungkapan syukur kepada Allah SWT. Doa tersebut berbunyi:

قَالَ مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللَّهِ وَرَحْمَتِهِ ‏.‏ فَذَلِكَ مُؤْمِنٌ بِي وَكَافِرٌ بِالْكَوْكَبِ وَأَمَّا مَنْ قَالَ مُطِرْنَا بِنَوْءِ كَذَا وَكَذَا ‏.‏ فَذَلِكَ كَافِرٌ بِي مُؤْمِنٌ بِالْكَوْكَبِ

Artinya: "Barangsiapa yang mengatakan, 'Kita diberi hujan karena karunia dan rahmat Allah', maka orang itu beriman kepada-Ku (Allah SWT) dan tidak beriman kepada bintang-bintang. Sebaliknya orang yang berkata, 'Kita diberi hujan oleh binatang ini atau bintang itu', maka orang tersebut kafir terhadap-Ku (Allah SWT) dan beriman kepada bintang-bintang." (HR Muslim).

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved