Senin, 27 April 2026

Pemilu 2024

KPU Kota Malang Mulai Terima Logistik Pemilu 2024 Berupa 4.904 Tinta

Komisi Pemilihan Umum Daerah Kota Malang telah menerima logsitik berupa tinta untuk kebutuhan Pemilu 2024.

Penulis: Benni Indo | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/purwanto
Petugas menata logistik berupa tinta di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Malang, Jawa Timur, Selasa (24/10/2023). KPU Kota Malang menyebut sebanyak 4.904 botol tinta untuk pemilu 2024 diterima KPU Kota Malang sesuai kebutuhan dengan jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Malang yakni terdapat 2.452 TPS. 

SURYA.CO.ID, MALANG - Komisi Pemilihan Umum Daerah Kota Malang telah menerima logsitik berupa tinta untuk kebutuhan Pemilu 2024.

KPU Kota Malang telah menerima 4.904 tinta dari KPU RI, Selasa (24/10/2023).

Puluhan kotak kardus tinta tersebut kini sudah berada di Kantor KPU Kota Malang.

Setiap kotak berisi 50 botol tinta yang telah teruji kualitasnya.

Ketua KPU Kota Malang, Aminah Asminingtyas menyatakan tinta yang telah diterima tersebut memiliki kekuatan dalam beberapa hari.

Tinta tidak mudah hilang. Setelah menerima kiriman tinta, KPU Kota Malang direncanakan akan menerima logistik lainnya.

"Kami tidak tahu kapan jadwalnya. Pastinya, logistik kebutuhan Pemilu akan dikirim untuk persiapan Pemilu 2024," ujar Aminah, Selasa (24/10/2023).

Di Kota Malang, ada 2.452 Tempat Pemungutan Suara. Satu TPS akan mendapatkan jatah dua tinta.

Sementara bilik dan kotak, serta logistik lainnya masih selesai didatan oleh KPU Kota Malang.

Kota Malang membutuhkan 12.270 kotak suara. Sedangkan, untuk bilik suara sendiri Kota Malang membutuhkan sekitar 9.000 bilik.

"Namun persiapan untuk itu sudah kami siapkan. Gudang juga sudah kami siapkan. Dalam waktu dekat ini, insha Allah logistik akan sampai juga ke Kota Malang," ujar Aminah.

KPU Kota Malang tengah menyiapkan tempat yang representatif untuk menyimpan logsitik kebutuhan Pemilu.

Menurut Aminah, gudang yang representatif itu seperti gudang milik Bulog. Ada sanitasi dan sirkulasi udara yang baik.

"Standarnya seperti gudang Bulog untuk menyimpa logistik yang ada. Lalu juga perlu pengamanan gudang tersebut," ujarnya.

BACA BERITA SURYA.CO.ID DI GOOGLE NEWS LAINNYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved