SURYA Kampus
Sosok Prof Mekar dan Prof Amin, Pasutri Dosen Unsoed yang Berhasil Raih Gelar Doktor Bersamaan
Pasutri dosen Unsoed Prof Mekar Dwi Anggraeni dan Prof Amin Fatoni dikukuhkan secara bersama-sama sebagai doktor pada hari ini, Rabu (24/10/2023).
Penulis: Christine Ayu Nurchayanti | Editor: Adrianus Adhi
Di Thailand itu, Prof. Amin mengambil bidang biosensor dan Prof. Mekar mengambil bidang keperawatan maternitas.
Usai menyelesaikan pendidikan doktoral selanjutnya mereka kembali mengabdi di Universitas Jenderal Soedirman.
Tak hanya itu saja, Prof. Amin dan Prof. Mekar juga sering melakukan penelitian dan publikasi hasil penelitian bersama dengan fokus pada pengembangan metode deteksi dini kadar glukosa dalam darah, anemia pada ibu hamil, dan hiperbilirubinemia pada bayi baru lahir.
Baca juga: Pria NTT yang Pidato Wisuda Doktor di AS Terungkap Punya Kebiasaan Urus Ternak, Mirip Orangtuanya
Prof. Amin sengaja memilih bidang biosensor medis agar ilmunya bisa diaplikasikan dalam bidang kesehatan yang ditekuni oleh Prof. Mekar.
Selain itu, Prof. Mekar merupakan Guru Besar termuda di Universitas Jenderal Soedirman saat ini.
Berkat kerja sama yang baik dan saling mendukung dalam karir maupun rumah tangga sehingga Prof. Amin dan Prof.
Mekar bisa mencapai jabatan akademik tertinggi di usia yang relatif muda.
Mereka berdua juga kompak menjadi ketua dewan redaksi jurnal yang terindex Scopus.
Prof. Amin adalah ketua dewan redaksi Jurnal Molekul yang terindex Scopus pada tahun 2020.
Sedangkan Prof. Mekar menjadi ketua dewan redaksi Jurnal Keperawatan Soedirman yang terindex Scopus sejak tahun 2021.
>>>Ikuti Berita Lainnya di News Google SURYA.co.id
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Sosok-Prof-Mekar-Dwi-Anggraeni-dan-Prof-Amin-Fatoni.jpg)