Kamis, 16 April 2026

Wanita Sukabumi Tewas Usai Karaoke

Dini Sera Afrianti Sempat Curhat Tubuhnya Dibanting-Banting Pacar Sambil Nangis Sesenggukan

Viral lima rekaman voice note (VN) WhatsApp (WA) Dini Sera Afrianti (29), janda asal Sukabumi yang tewas diduga dianiaya GRT di Surabaya.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: irwan sy
kolase SURYA.co.id
Kolase foto Dini Wanita Sukabumi yang Tewas Dianiaya Anak Anggota DPR di Surabaya. Terungkap Keinginan dan Pesan Terakhirnya. 

SURYA.co.id, SURABAYA - Viral lima rekaman voice note (VN) WhatsApp (WA) Dini Sera Afrianti (29).

Dini adalah janda satu anak asal Sukabumi yang tewas diduga dianiaya pacarnya GRT (31) yang merupakan anak Pejabat DPR RI, seusai berkaraoke di tempat hiburan malam kawasan Dukuh Pakis, Surabaya, pada Rabu (4/10/2023) dini hari.

Rekaman tersebut diduga kuat berisi pesan percakapan satu arah yang dilakukan oleh Dini beberapa hari sebelum tewas.

Dokumen rekaman suara tersebut diunggah oleh sebuah akun Instagram (IG) pribadi yang disinyalir masih berada dalam lingkaran pertemanan korban yang bernama lengkap Dini, warga Gunung Guruh Girang, Cisaat, Sukabumi, Jabar.

Akun IG yang mengunggah rekaman suara tersebut milik seorang perempuan yang berinisial AP.

VN tersebut diunggah dalam sebuah instastory berformat dokumen video tangkapan layar (screen records) WA sekitar pukul 14.30 WIB, pada Jumat (6/10/2023).

Terdapat lima VN yang merekam suara Dini.

Pesannya, seperti menyiratkan perlakuan tak menyenangkan yang dialaminya dari sang pacar GTR.

Sosok GRT warga Kota Kefamenanu, Kabupaten Kota Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT) itu, sebagai teman dekat Dini.

Bahkan dapat disebut, keduanya memiliki hubungan kedekatan yang terbilang spesial sebagai sejoli yang sedang menjalin cinta atau berpacaran.

Pengamatan TribunJatim.com atas dokumentasi VN yang diunggah akun tersebut, Dini seperti hendak menceritakan perlakuan kekerasan yang diperolehnya dari sang pacar, melalui fitur VN dalam aplikasi WA yang terhubung dengan nomor seorang temannya.

Pada VN Pertama yang berdurasi 11 detik, Dini menceritakan bahwa dirinya sedang berantem dengan sang pacar.

Namun, dirinya tak mengetahui pasti perilaku apa yang ada pada dirinya sehingga menyebabkan sang pacar marah kepadanya.

Bahkan, ia juga mengaku, sempat mendapatkan perlakuan kekerasan fisik, yakni tubuhnya dibanting oleh sang pacar.

"Benar kan yang aku bilang ko. Sekarang aku berantem ama de'e. Aku gak tahu salahku apa. Aku sampai dibanting ko," ujar Dini dalam VN-nya berdurasi 11 detik, dengan suara yang intonasinya berubah-ubah dan berkelindan antara tangis dan sesenggukan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved