KKB Papua
Komandan KKB Papua dan Kepercayaan Lamek Taplo Tewas Ditembak Satgas Damai Cartenz, Ini Identitasnya
Inilah identitas lima KKB Papua yang ditembak mati Satgas Damai Cartenz. Ada komandan KKB Papua dan kepercayaan Lamek Taplo.
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Putra Dewangga Candra Seta
SURYA.co.id - Terkuak identitas lima KKB Papua yang ditembak mati Satgas Damai Cartenz di Kampung Mondusit, Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang.
Ternyata salah satunya memegang jabatan sebagai komandan.
Yakni OM (38), komandan operasi Kodap 35 Bintang Timur.
Dalam memimpin operasi pergerakan, OM bertanggung jawab langsung kepada Panglima TPNPB-OPM (Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat), Organisasi Papua Merdeka) Kodap 35 Bintang Timur, Ananias Atimimin.
Oleh karena itu, ketika jasad OM ditemukan telah menjadi mayat di lokasi baku tembak dengan prajurit TNI Polri yang tergabung dalam Satgas Ops Damai Cartenz di Kampung Mondusit, Distrik Serambakon, pada saat itulah Ananias Atimimin dan komplotannya berduka.
Bukan hanya OM yang tewas merenggang nyawa, tetapi juga empat anggota KKB Papua lain.
Adapun empat anggota anak buah OM yang juga tewas dalam peristiwa baku tembak dengan prajurit TNI Polri tersebut, masing-masing KKB NM (26), OK (27), AL (19), dan TA (22).
Dan dari lima anggota tersebut, salah satunya biasa dipanggil Jen Aloka Taplo, atau sosok yang dulunya menjadi orang kepercayaan Lamek Taplo, salah satu pimpinan KKB Papua yang paling disegani TPNPB-OPM.
Baca juga: Nasib Mujur Simon Petrus, Anggota Satpol PP yang Batal Dihabisi KKB Papua Gara-gara Senjata Macet
Sementara itu, Kepala Satgas Ops Damai Cartenz, Kombes Pol Faizal Ramadhani mengatakan, bahwa lima anggota KKB Papua yang tewas dalan insiden tersebut telah berhasil diidentifikasi oleh aparat keamanan.
Melalui Kasatgas Humas Damai Cartenz, AKBP Bayu Suseno, disebutkan bahwa lima anggota KKB yang tewas itu sudah berhasil diidentifikasi.
Mereka adalah OM (38), NM (26), OK (27), TA (22) dan AL (19).
Dari lima oknum ini, satu di antaranya, yakni OM adalah komandan lapangan.
"Iya benar, salah satu yang meninggal dunia, adalah OM," kata ujar Faizal Ramadhani dalam keterangannya, Selasa 3 oktober 2023, melansir dari Sripoku.
Menurut Faizal Ramadhani, OM bukan sembarang orang.
Yang bersangkutan punya jabatan mentereng di lingkungan TPNPB OPM. OM adalah Komandan Batalyon Pamerasta.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.