Berita Viral

UPDATE Kondisi Sultan Rifat Mahasiswa UB Korban Jeratan Kabel Optik, Alami Perkembangan pada 2 Hal

Terungkap kondisi terkini Sultan Rif'at Alfatih, mahasiswa yang menjadi korban jeratan kabel fiber optik. 

Penulis: Arum Puspita | Editor: Adrianus Adhi
KOLASE IST
Sultan Rifat, mahasiswa UB yang jadi korban jeratan kabel fiber optik 

SURYA.CO.ID - Terungkap kondisi terkini Sultan Rif'at Alfatih, mahasiswa yang menjadi korban jeratan kabel fiber optik. 

Saat ini kondisi Sultan Rif'at semakin membaik, khususnya pada dua hal.

Yakni, berat badan fungsi hati. 

“Saat ini fungsi hati telah normal, BB semula 46.7 kg telah naik menjadi 52.7 kg."

"Aspirasi pneumonia sudah baik. Hepatitis C saat ini masih mendapatkan pengobatan antivirus selama 3 bulan,” kata Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Kapusdokkes) Polri Irjen Pol Asep Hendradiana, dikutip dari Kompas.com, Jumat (29/9/2023).

Kendati kondisinya membaik, Sultan Ri'fat masih harus menjalani perawatan agar segera sembuh dari kelumpuhan pita suara imbas kecelakaan tersangkut kabel fiber optik di daerah Jakarta Selatan.

Asep mengatakan, Sultan juga sudah mendapatkan tindakan fluoroskopi oleh radiointervensi, bronkoskopi untuk bronchial toilet, esofagoskopi, dan medialisasi pita suara dengan penyuntikan lemak dari perut ke pita suara (injeksi laringoplasti).

Selanjutnya, menurut Asep, Sultan akan mendapat perawatan terkait dilatasi balon untuk mengatasi striktur esofagus.

Kapusdokkes pun menjelaskan hasil pemeriksaan terakhir terhadap Sultan Ri'fat bahwa tindakan medialisasi pita suara berhasil baik.

"Lalu aspirasi berkurang pasca-tindakan dan pasien sudah bisa berbicara dengan menutup lubang tracheostomi," kata dia.

Sudah Bisa Bicara

Sebelumnya, Sultan Rifat diketahui sudah bisa berbicara meski dalam kondisi berat.

Hal ini terlihat dalam program AIman The Prime Show, INews TV, Sultan yang ditemui presenter Aiman Witjaksono sudah mampu berbicara dengan suara yang sudah terdengar jelas.

"Pagi semuanya, nama saya Sultan," katanya.

Sultan mengakui, untuk bisa berbicara memang masih berat.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved