Pilpres 2024

Gerindra Jatim Usulkan Khofifah Jadi Ketua Timses Prabowo, DPP : Sedang Dipertimbangkan

Dalam beberapa momentum, Prabowo yang juga Ketua Umum Partai Gerindra sempat bertemu dengan Gubernur Khofifah.

Foto Istimewa
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa diundang secara khusus dalam makan malam empat mata bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Restoran De Sumatera 1910, Kota Surabaya, Senin (13/2/2023) malam. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Gerindra Jawa Timur mengungkap nama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjadi salah satu kandidat Ketua Tim Pemenangan bakal calon presiden Prabowo Subianto di Pilpres 2024 mendatang. Saat ini, nama Khofifah sedang masuk pembahasan.

"Sudah sejak lama, Bu Khofifah dianggap sebagai figur yang penting untuk kemenangan Pak Prabowo," kata Ketua DPD Gerindra Jawa Timur Anwar Sadad dikonfirmasi di Surabaya.

Dalam beberapa momentum, Prabowo yang juga Ketua Umum Partai Gerindra sempat bertemu dengan Gubernur Khofifah.

Di antaranya, saat Menteri Pertahanan tersebut berkunjung ke Jawa Timur.

Pertemuan ini berlangsung saat Prabowo bersilaturahmi dengan Khofifah, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, sehari setelah Lebaran Idulfitri 1443 Hijriah pada 3 Mei 2022. Juga, di salah satu restoran di Surabaya pada Senin (13/2) malam silam.

Tak hanya oleh Prabowo, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani juga intens menemui Khofifah. Pertemuan keduanya sempat terjadi di Sriwijaya Room Hotel Sheraton, Surabaya, secara tertutup Senin (3/4/2023) lalu.

"Memang dari sejak kedatangan Pak Muzani tahun lalu, Pak Prabowo datang ke Grahadi riyayan (lebaran) dua lebaran yang lalu, memang arahnya menuju kesana [meminta Khofiah jadi Ketua Timses], tapi memang sampai hari ini kan belum ada kepastian," kata Sadad.

Bukan tanpa alasan Prabowo bersama Gerindra memperhitungkan nama besar Khofifah masuk dalam tim pemenangan.

Selain kapabilitas dalam memimpin, Khofifah dinilai memiliki kekuatan elektoral yang besar.

Selain sukses memimpin Provinsi, Khofifah juga representasi tokoh Nahdliyyin yang kuat.

Khofifah merupakan Ketua Umum PP Muslimat (sayap Nahdlatul Ulama) sekaligus salah satu Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

"Kalau memang kami tidak menghitung kekuatan Bu Khofiah secara elektoral, secara basis dukungan, enggak mungkin [enggak diperhitungkan]. Berapakali coba dihitung Pak Muzani [menemui Khofifah], Pak Prabowo dua kali," ujarnya.

Selain Khofifah, Sadad tak mengungkap tokoh lain yang berpotensi akan memimpin Tim Penengan Prabowo nantinya. Siapapun yang dipilih, ia akan patuh pada keputusan ketua umumnya.

"Tapi siapapun yang nanti akan dipilih Pak Prabowo, kami semua kader partai, struktur, DPD, DPC sampai akar rumput semuanya samina wa athona pada keputusan politik yang diambil oleh ketua umum," kata Anggota DPRD Jatim empat periode ini.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Umum (Waketum) Gerindra, Habiburokhman mengakui bahwa usulan tersebut telah masuk ke meja perundingan bersama partai koalisi.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved