Persebaya Surabaya

Hasil dan Klasemen Liga 1 Usai Persebaya, Persib dan Persik Kompak Menang, Arema FC Terbenam

Berikut Hasil dan Klasemen Liga 1 2023/2024 usai Persebaya Surabaya, Persib Bandung dan Persik Kediri kompak meraih kemenangan.

Penulis: Abdullah Faqih | Editor: Fatkhul Alami
SURYA.CO.ID/Habibur Rohman
PERSEBAYA MENDOMINASI - Pelatih kepala Persebaya, Joseph Gombau Balague (tiga kiri) memberi instruksi kepada pemain pada lanjutan kompetisi Liga 1 pekan 13 yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Sabtu (23/9/2023). 

Di laga ini Persib Bandung menang 2-1.

Di kubu Persib Bandung, David da Silva dan Ciro Alves berhasil menjadi pahlawan usai tendangannya menembus gawang Awan Setho Raharjo saat pertandingan berlangsung.

David da Silva, mencetak gol setelah menfaatkan umpan Frets Butuan dengan sundulannya di menit 26.

Lalu Ciro Alves, memastikan kemenangan untuk Persib lewat golnya di menit 90+5.

Di kubu Bhayangkara FC, Henry Matias Mier sempat membuat Bhayangkara FC menyamakan kedudukan usai melesatkan tendangan kaki kanan di menit ke-35.

Usai pertandingan, Bojan Hodak mengaku bahwa pencetak gol penentu yaitu Ciro Alves sebenarnya tidak dalam kondisi terbaiknya. 

"Meskipun kita tahu kondisi Ciro belum memungkinkan untuk bermain penuh, tapi dia bisa memanfaatkan situasi untuk tetap menjadi pemain yang berbahaya berapa menit pun yang ia miliki," ujar Hodak dalam sesi konferensi pers setelah laga.

Hodak pun menilai, kemenangan ini layak didapat Persib karena memang memiliki peluang yang lebih banyak dibandingkan tim lawan untuk bisa mencetak gol.

"Kemenangan ini tentunya bagus untuk menjaga semangat tim dan emosional para pemain, dan mudah-mudahan kami bisa lanjutkan di pertandingan selanjutnya," katanya.

Meski bersyukur dengan kemenangan timnya, Hodak tetap memberikan catatan.

Persib, kata pelatih asal Kroasia itu masih boros membuang peluang mencetak gol.

"Saya rasa ini merupakan sebuah pertandingan yang menghibur, dan para pemain mampu memulai pertandingan dengan cukup baik. Bahkan di 15 menit awal babak pertama kami memiliki beberapa peluang untuk bisa menghasilkan gol," ujarnya.

Peluang-peluang itu terbuang percuma karena pemainnya seolah gugup dan terburu-buru dalam menuntaskan penyelesaian akhir.

Ia pun menilai, setelah timnya berhasil mencetak gol pembuka keunggulan, para pemain seolah lengah sehingga membuka kesempatan bagi tim lawan untuk bisa menyamakan kedudukan.

"Kelengahan para pemain bisa dimanfaatkan para pemain tim lawan untuk mendapatkan beberapa peluang melalui servis bola mati. Apalagi masuknya pemain nomor 18 (Crislan Henrique) membuat sedikit tekanan lebih bagi kami," ucapnya.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved