Persebaya Surabaya
Sambut Persebaya vs Arema FC, Fernando Valente Beri Pesan ke Bonek dan Aremania
Laga Persebaya Surabaya vs Arema FC akan menyedot perhatian pecinta bola Indonesia, terutama Bonek dan Aremania
SURYA.co.id | SURABAYA - Laga Persebaya Surabaya vs Arema FC akan menyedot perhatian pecinta bola Indonesia, terutama Bonek dan Aremania. Pelatih Arema FC Fernando Valente pun melontarkan pesan pening ke suporter Persebaya dan Singo Edan.
Duel Persebaya vs Arema FC dijadwalkan dilangsungkan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Sabtu (23/9/2023). Ini merupakan laga Liga 1 pekan ke-13.
Laga Persebaya vs Arema FC dipastikan berjalan seru dan sengit. Rivalitas tinggi kedua tim akan menambah menarik suasana pertandingan derbi Jatim.
Selain dari sisi rivalitas, bayang-bayang Tragedi Kanjuruhan juga menyimpan duka yang cukup dalam bagi kedua tim.
"Berbicara situasi saat ini. Kita selalu berpikir juga kejadian di Kanjuruhan. Tentu saja kami belajar dengan itu semua,"
"Kita gak bisa melakukan hal yang sama ke depannya.
Ini bukan sejarah yang menyenangkan. Kita harus terus maju," ucap Pelatih Arema FC, Fernando Valente saat sesi jumpa pers sebelum pertandingan pada Jumat (22/9/2023).
Meski tidak terlibat langsung saat Tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022 silam, Fernando Valente juga mengetahui akan kejadian yang menewaskan 135 korban jiwa itu.
Dia juga mulai memahami akan tensi tinggi yang terjadi dalam laga Persebaya Vs Arema FC. Baik itu di luar dan di dalam lapangan.
Sebagai pelatih yang telah melalang buana di Eropa, dia juga telah banyak merasakan pertandingan Derbi.
Baginya, Derbi merupakan sebuah pemberian yang indah dalam sepakbola.
Dia meminta kepada semua pihak untuk menikmati pertandingan Derbi Jatim kali ini.
"Derbi ini adalah sebuah kado pemberian yang bagus. Apabila kita bisa menerima pemberian itu. Kita harus bersyukur dan berterima kasih ada kesempatan itu untuk menunjukkan sesuatu yang berbeda,"
"Karena sepakbola akan selalu tentang ini (rivalitas), merasakan momen itu dengan aturan dan menikmati suasana yang terjadi dalam pertandingan," ungkapnya.
Selain itu, pelatih gaek berusia 64 tahun juga meminta kepada Bonek dan Aremania, serta seluruh suporter di Indonesia untuk melihat pertandingan Derbi sebagai sebuah pesta. Bukan sebuah peperangan.
"Pertandingan Derbi adalah kesempatan untuk membuat pesta. Melihat pertandingan Derbi sepakbola seperti pesta, bukan perang,"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Bonek-akan-memberikan-dukungan-penuh-ke-Persebaya-vs-Arema-FC.jpg)