Kamis, 16 April 2026

Berita Tulungagung

Penguatan Program Desa Migran Produktif, Menaker RI Ida Fauziyah Datang ke Tulungagung

Menaker RI, Ida Fauziyah: Ada 6 desa di Kabupaten Tulungagung yang menjadi proyek percontohan program Desa Migran Produktif (Desmigratif).

Penulis: David Yohanes | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/David Yohanes
Menteri Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziyah, memberi bingkisan untuk para anak pekerja migran di Tulungagung, Jumat (22/9/2023). 

SURYA.CO.ID, TULUNGAGUNG - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI, Ida Fauziyah mengunjungi Desa Pagersari di Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung, Jumat (22/9/2023).

Kedatangan Menaker RI ini, untuk penguatan program Desa Migran Produktif (Desmigratif), salah satunya Desa Pagersari ini.

Menurut Ida, ada 6 desa di Kabupaten Tulungagung yang menjadi proyek percontohan Desmigratif.

Sedangkan di seluruh Indonesia ada 503 Desmigratif, semuanya ada di daerah-daerah kantong pekerja migran.

“Desmigratif ini mempunyai 4 pilar, yaitu pusat informasi migrasi aman, penguatan ekonomi, community parenting (anak-anak pekerja migran) dan penguatan ekonomi melalui koperasi,” jelas Ida.

Lanjutnya, program Desmigratif ini merupakan kerja kolaboratif lintas kementerian dan lembaga. Sebab, Kementerian Tenaga Kerja tidak bisa bekerja sendiri untuk memberikan layanan paripurna kepada para pekerja migran.

Salah satunya mengintegrasikan layanan Desmigratif ini dengan pemerintah desa setempat.

“Ke depan, 4 pilar Desmigratif ini harus menjadi layanan pekerja migran di 503 desa yang menjadi Desmigratif,” tegas Ida.

Dengan Desmigratif, diharapkan bisa memberikan perlindungan kepada para pekerja migran sejak sebelum keberangkatan.

Desmigratif bisa memberikan informasi yang benar tentang migrasi yang aman kepada calon pekerja migran.

Ida menegaskan, Kemnaker terus mendampingi 503 Desmigratif yang ada di seluruh Indonesia.

“Pendampingan dan pendanaan dari kami. Selebihnya kami minta untuk menjadi bagian layanan desa,” tandas Ida.

Sementara, Bupati Tulungagung, Maryoto Birowo menyebutkan ada 6 desa yang dijadikan Desmigratif. Yaitu Desa Pagersari, Betak dan Tunggangri di Kecamatan Kalidawir.

Kemudian, Desa Jatidowo dan Sumberagung di Kecamatan Rejotangan dan Mirigambar di Kecamatan Sumbergempol.

Program Desmigratif ini sangat penting bagi masa depan para pekerja migran, utamanya setelah tidak kembali ke negara penempatan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved