Gunung Bromo Kebakaran
NASIB Pernikahan Pasangan Prewedding yang Flare-nya Bakar Gunung Bromo, Pengacara Disindir Komika
Begini lah nasib calon pengantin setelah flare yang dipakai foto prewedding membakar padang Savana Gunung Bromo hingga berhari-hari.
Penulis: Danendra Kusumawardana | Editor: Musahadah
SURYA.CO.ID, PROBOLINGGO - Begini lah nasib calon pengantin setelah flare yang dipakai foto prewedding membakar padang Savana Gunung Bromo hingga berhari-hari.
Setelah kasus bergulir hingga manajer Wedding Organizer ditetapkan sebagai tersangka kebakaran Gunung Bromo, nasib pernikahan mereka dipertanyakan.
Apakah dua calon pengantin, Hendra Purnama alias HP (38) dan Pratiwi Mandala Putri alias PMP (26) akan tetap menikah?
Kuasa hukum mereka, Mustaji, memastikan Hendra dan Pratiwi akan tetap menikah pada akhir Desember 2023.
Pemberkatan pernikahan keduanya akan digelar sederhana di Surabaya.
Baca juga: SERANGAN BALIK Pelaku Foto Prewedding Pemicu Kebakaran Gunung Bromo: Siap Tuntut BBTNBTS Karena Ini
"Tidak ada penundaan. Keduanya tetap menikah pada Desember," kata Mustaji, Sabtu (16/9/2023).
Dia menyebut, Hendra dan Pratiwi tidak melakukan foto prewedding ulang.
Kondisi psikis kliennya juga masih terguncang pasca peristiwa kebakaran Bukit Teletubbies gegara foto prewedding pakai flare.
Belum diketahui pasti, Hedra dan Pratiwi memampang foto apa saat pernikahan nanti.
"Tidak ada foto prewedding ulang. Klien saya juga trauma," tandasnya.
Hingga berita ditulis, Hendra dan Pratiwi masih berstatus sebagai saksi dalam kasus ini.
Selain mereka ada tiga lain yang berstatus saksi, yakni, crew foto prewedding, Marsal Gunawan Ganda (MGG) (38) warga Kelurahan Kedungdoro, Kecamatan Tegalsari, Kota Surabaya, Evan Tanazal ET (27) warga Kelurahan Klampis Ngasem, Kecamatan Sukolilo, Kota Surabaya, serta juru rias Ang Anggina Valencia (34) warga Kelurahan Tandes, Kecamatan Tandes, Kota Surabaya.
Sebelumnya, mereka berjanji bakal bertanggung jawab atas kelakuannya.
Mereka berupaya memperbaiki pipa penyalur air bersih yang rusak.
Rusaknya pipa membuat sejumlah warga di enam desa kekurangan air bersih.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.