Akses Jalan Ditembok di Ponorogo
Fakta Lain Akses Jalan Ditembok di Ponorogo, Pihak yang Berseteru Masih Ada Hubungan Keluarga
Pihak yang berseteru pada kasus penembokan akses jalan di Jalan Nakulo, Desa Jabung, Kecamatan Mlarak, Ponorogo, ternyata ada hubungan keluarga.
Penulis: Pramita Kusumaningrum | Editor: irwan sy
SURYA.co.id, PONOROGO - Pihak yang berseteru pada kasus penembokan akses jalan di Jalan Nakulo, Desa Jabung, Kecamatan Mlarak, Ponorogo, ternyata ada hubungan keluarga.
Garis persaudaraan itu Sunarto masih satu buyut dengan Indarti (istri dari Margono).
“Semuanya saudara, satu Mbah buyut. Yang saudara itu Sunarto sama Indarti,” ujar Kepala Desa Jabung, Budi Ratno, Kamis (14/9/2023) sore.
Dia pun menyesali kedua warganya tersebut cek-cok.
“Sampai akhirnya ditembok ini. Ditembok keliling, sehingga nutup jalan. Lebar jalan yang ditutup 2 meter, tingginya 2 meter,” kata Budi.
Sunarto mengakui bahwa dirinya masih punya hubungan saudara dengan Indarti (istri Margono).
“Saudara tunggal Mbah buyut. Jadi Mbah buyut kami sama,” terang Sunarto.
Menurutnya, akses jalan yang ditutup tembok oleh Margono dari dulu adalah jalan umum.
Dia dengan keluarga semenjak dulu juga telah menggunakan jalan itu.
“Saya belum lahir sudah ada jalan itu (akses jalan yang sekarang ditutup). Jadi ya gimana gitu kalau ditutup,” pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/akses-jalan-ke-rumah-sunarto-di-ponorogo-ditutup-tembok-oleh-tetangganya-margono.jpg)