Berita Surabaya

Sekjen Kemenham Agus Setiadji Ingatkan Ancaman Bela Negera di Era Digitalisasi

Mantan Sekjen Kementerian Pertahanan Laksamana Madya (Purn) Agus Setiadji menjadi pembicara dalam konsolidasi Akbar Karang Taruna Surabaya

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: irwan sy
nuraini faiq/surya.co.id
Mantan Sekjen Kemenhan Laksamana Madya (Purn) Agus Setiadji saat menjadi pembicara di hadapan ratusan pemuda dalam Konsolidasi Akbar Karang Taruna Kota Surabaya, Minggu (10/9/2023). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Mantan Sekertaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pertahanan Laksamana Madya (Purn) Agus Setiadji menjadi pembicara dalam konsolidasi Akbar Karang Taruna Surabaya di Balai Pemuda, Minggu (20/9/2023).

Dia mengingatkan ancaman di era digitalisasi dan Medsos akan kecintaan tanah air dan bela negara.

"Generasi Milenial saat ini hampir bisa dikatakan mengendalikan di setiap sisi kehidupan. Inilah tantangan sebagai jatidiri bangsa. Kecintaan terhadap tanah air dan bela negara harus terus terpatri di tengah digitalisasi," tegas Agus, purnawirawan bintang tiga TNI AL ini.

Agus yang juga Rektor sebuah PTS di Jakarta ini menguraikan bahwa era medsos berpotensi menjadikan media digital ini liar.

Tanpa kontrol dan berpotensi menjauhkan jati diri bangsa.

Hoaks dan ujaran kebencian dan mem-bully, kerapkali mendominasi di era Medsos.

Inilah era keterbukaan yang menuntut pengguna medsos lebih bisa menjaga diri.

Salah satu kecintaan tanah air adalah menjaga norma yang bernilai kebangsaan di medsos.

"Orang Indonesia itu senang dipuji. Mudah dipengaruhi dan mudah melupakan sejarah," ingat Agus di hadapan 500 pengurus Karang Taruna seluruh Surabaya.

Untuk itu generasi Milenial yang saat ini mendominasi dalam menggerakkan ekonomi menanamkan bela negara adalah mutlak.

Sebelumnya ancaman radikalisme dari kalangan muda juga cukup mengkhawatirkan.

Mantan Sekjen Kemenhan ini menguraikan bahwa ribuan suku bangsa yang tinggal di berbagai kepulauan ini harus tetap utuh dan menyatu dalam negara NKRI.

Berbagai ancaman akan selalu datang untuk memecah belah NKRI ini.

Salah satu yang paling diwaspadai adalah perang cyber.

"Jadi yang saat ini dibutuhkan bagi pemuda adalah penguasaan teknologi dan penguasaan komunikasi. Begitu materi kita kuasai dan disampaikan dengan baik, dunia akan mengakui," tandas Agus yang akan maju sebagai Caleg DPR RI dari PDIP Dapil Surabaya-Sidoarjo.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved