Selasa, 7 April 2026

Berita Banyuwangi

KPU Banyuwangi Target Partisipasi Pemilu 2024 Capai 80 Persen

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi menargetkan partisipasi pemilih untuk mencoblos pada Pemilu 2024 mencapai 80 persen.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Aflahul Abidin
Ketua KPU Banyuwangi, Dwi Anggraini Rahman. 

SURYA.CO.ID, BANYUWANGI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi menargetkan partisipasi pemilih untuk mencoblos pada Pemilu 2024 mencapai 80 persen.

Pada pemilu tahun 2019, jumlah partisipasi berada di angka 75,99 persen.

Jumlah daftar pemilih tetap di Kabupaten Banyuwangi untuk Pemilu 2024 sebanyak 1,3 juta orang. Itu artinya, target KPU adalah memastikan sekitar 1 juta orang datang mencoblos ke TPS.

Ketua KPU Banyuwangi, Dwi Anggraini Rahman mengatakan, pihaknya sebenarnya masih menunggu target partisipasi di daerah yang ditentukan oleh KPU pusat. Untuk saat ini, target tersebut belum ditetapkan secara resmi.

"Tapi paling tidak, untuk pemilu mendatang, bisa 80 persen-lah," kata Dwi, saat rangkaian Kirab Pemilu 2024, Rabu (6/9/2023).

Untuk mencapai target itu, KPU akan menggencarkan sosialisasi kepada calon pemilih.

Salah satunya, sosialisasi dilakukan secara gencar selama Kirab Pemilu 2024 singgah di Banyuwangi.

Kirab itu akan berlangsung di Banyuwangi selama sepekan, yakni hingga 11 September mendatang. Kirab akan menjangkau tempat-tempat publik yang ramai warga.

"Caranya tentu dengan sosialisasi yang masif. Kirab ini semoga bisa menjadi salah satu pendongkrak partisipasi masyarakat juga," sambung Dwi.

Dwi menjabarkan, ada beberapa penyebab rendahnya partisipasi saat perayaan Pemilu lima tahun lalu. Salah satunya, beberapa TPS yang lokasinya jauh dari sebagian rumah warga.

Hal tersebut, kata Dwi, menyebabkan calon pemilih malas untuk datang mencoblos.

"Hampir di beberapa TPS yang partisipasinya rendah, itu karena jarak tempat tinggal ke TPS jauh. Itu menjadi evaluasi kami," tuturnya.

Untuk Pemilu 2024, Dwi menyebut, ada tambahan jumlah TPS yang ditetapkan, yakni menjadi sekitar 3,7 ribu tempat.

"Kenaikannya tidak signifikan. Tapi kami berharap itu bisa turut mendorong naiknya jumlah partisipasi masyarakat," ucapnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved