Berita Sidoarjo

Bupati Sidoarjo Warning Kontraktor : Proyek Betonisasi Tidak Boleh Telat

Semua proyek harus selesai tepat waktu, khususnya proyek-proyek betonisasi jalan yang sedang berjalan di Sidoarjo.

Penulis: M Taufik | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/m taufik
Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor saat melihat proyek betonisasi jalan yang sedang berjalan 

SURYA.CO.ID, SIDOARJO – Semua proyek harus selesai tepat waktu, khususnya proyek-proyek betonisasi jalan yang sedang berjalan di Sidoarjo.

Kontraktor pun diwanti-wanti agar semua pengerjaan sesuai spesifikasi dan selesai tepat waktu.

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor bersama beberapa pejabatnya juga terus memantau setiap proyek yang berjalan.

Di proyek-proyek betonisasi, bupati yang akrab disapa Gus Muhdlor itu sering melakukan Sidak (inspeksi mendadak) untuk memastikan proyek berjalan sesuai ketentuan.

"Haram jika tidak ada hal substansial yang bisa dimaafkan karena terlambat sehari akan mendzolimi masyarakat Sidoarjo. Selain yang bisa dimaafkan akan didenda sesuai dengan kontrak," kata Gus Muhdlor di sela sidak di proyek jalan beton Desa Banjarsari – Damarsi, Buduran, Sidoarjo, Selasa (29/8/2023).

Dalam kunjungannya itu, bupati melihat sejumlah detail pengerjaan jalan di sana. Mulai kualitas material, waktu pengerjaan, saluran air, kepatuhan standart teknis, dan beberapa hal terkait lainnya.
“Sesuai kontraknya, proyek betonisasi jalan dengan panjang 1,8 kilometer ini harus diselesaikan pada akhir November 2023,” tegas bupati.

Sekarang ini proyek itu progresnya sudah surplus 9 persen. Dari target 15 persen kini sudah terealisasi 24 persen.

Namun, bupati mengaku terus memantau untuk memastikan semua tepat waktu dan sesuai spesifikasi.

"Kita harus memastikan bahwa proyek ini berjalan sesuai rencana dan standar yang telah ditetapkan. Infrastruktur yang berkualitas akan memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam mengurangi dampak banjir dan meningkatkan aksesibilitas," jelasnya.

Proyek betonisasi Banjarsari - Damarsi bertujuan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur di wilayah tersebut, terutama dalam mengatasi masalah banjir yang sering terjadi pada musim hujan.

Dalam sidak ini bupati juga memeriksa terkait pemasangan instalasi utilitas (fasilitas umum). Termasuk utilitas Telkom Indonesia, PLN, dan Penerangan Jalan Umum (PJU).

Sebelumnya, Gus Muhdlor juga sidak ke lokasi proyek betonisasi jalan Tarik - Mliriprowo.

Di sana, bupati juga memeriksa semua progress dalam proyek jalan yang menghubungkan empat desa yakni Desa Tarik, Desa Singogalih, Desa Kedungbocok dan Desa Mliriprowo Kecamatan Tarik ini tersebut.

Dari pantauan di lokasi, proyek betonisasi dengan panjang 5,6 kilometer ini telah mencapai realisasi sebesar 42 persen.

"Kita terus pantau proyek betonisasi di sembilan ruas di Sidoarjo, bahkan saya juga ikut terjun sidak seperti ini untuk segera merampungkan proyek betonisasi yang semua kita targetkan Desember 2023 selesai agar bisa dinikmati oleh masyarakat," tandasnya.

Progres proyek Tarik-Mliriprowo ini sudah selesai pekerjaan pasangan batu sepanjang 1.995 meter, perkerasan jalan beton (rigid) dan lean concrete (LC) sepanjang 2.890 meter.

Selain itu, selesai pula pemasangan saluran drainase sebelah kanan sebanyak 445 pieces, dan sebelah kiri sebanyak 492 pieces.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved