Persebaya Surabaya
Cerita Intan Permatasari Jadi Bonita Persebaya
Bonita satu ini punya certa menarik saat memutuskan jadi pendukung Persebaya Surabaya
SURYA.co.id | SURABAYA - Bonita satu ini punya certa menarik saat memutuskan jadi pendukung Persebaya Surabaya. Intan Permatasari tidak pernah menyangka akhirnya menjadi seorang Bonita.
Apalagi, sebelumnya ia sangat membenci Bonek karena dulunya Bonek dikenal akrab dengan aktivitas negatif.
Namun, atas dorongan mantannya, Bonita berusia 26 tahun itu mencoba nribun pertama kali di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) saat Persebaya menjamu Persija Jakarta 25 Agustus 2019 silam.
"Karena saya berpikir ingin mencoba pengalaman baru, dan jujur dulu saya benci sekali dengan Bonek, karena dalam pikiran saya, Bonek terkenal dengan issue negatif, seperti suka tawuran dan anak anak nakal," tutur Intan Permatasari pada surya.co.id, Selasa (22/8/2023) mengawali cerita.
Pandangan itu berbanding terbalik ketika ia datang langsung ke tribun dan bertemu dengan Bonek yang jumlahnya sangat banyak.
Sebaliknya, Bonita berusia 26 tahun itu malah dibuat kagum dengan atmosfer GBT pada saat itu.
"Ternyata Bonek tidak seburuk apa yang saya pikirkan. Penilaian buruk itu seketika hilang. saya benar-benar menemukan hal baru yang saya sukai, dan sejak saat itu pula saya selalu ketagihan dan melabeli diri saya sebagai seorang Bonita," kata Intan dengan wajah penuh keceriaan.
Ia benar-benar tidak menyangka akhirnya bisa mencintai sepak bola, terutama Persebaya.
"Saya juga ingin berterima kasih kepada mantan saya sudah mengenalkan dunianya walaupun sekarang hanya tinggal aku dan Persebaya saja. Bukan aku, kamu dan Persebaya lagi, huhu," ucap Intan sambil tersenyum.
Momen paling ditunggu oleh dara asal Gresik KBD itu adalah saat menyanyikan anthem Persebaya, song for pride yang biasa dinyanyikan sebelum dan setelah pertandingan.
"Saat menyanyikan lagu song for pride, masyaallah merinding bukan main, dan pasti hati terenyuh mendengarkan song for pride dikumandangkan di GBT," ucap anak kedua dari dua bersaudara itu.
Seperti mencari pasangan hidup yang perlu perjuangan. Kecintaan Intan pada Persebaya bukan tanpa tantangan.
Keluarganya sempat melarang Intan menjadi Bonita karena mereka berpandangan Bonek masih melekat dengan tindakan negatif.
"Karena keluarga juga memikirkan hal yang sama seperti apa yang saya pikirkan diawal mula sebelum datang ke tribun. Tapi plot twist-nya sekarang Alhamdulillah keluarga mendukung hobby saya," ucap dara yang memfavoritkan Ripal Wahyudi itu.
Satu jaminan yang disampaikan Intan pada keluarganya adalah, ia bisa menjaga diri dengan baik, juga tidak mengganggu aktivitas kerjaannya saat ini di bidang kontraktor batu bara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Intan-Permatasari-tidak-pernah-menyangka-akhirnya-menjadi-seorang-Bonita.jpg)