Travel

Balayang Point, Sport Tourism Baru di Kota Batu dengan View yang Memanjakan Mata

Balayang Point menjadi tempat wisata Paralayang sekaligus Sport Tourism baru di Kota Batu.

Penulis: Dya Ayu | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/dya ayu
Balayang Point menjadi tempat wisata Paralayang sekaligus Sport Tourism baru di Kota Batu 

SURYA.CO.ID, BATU - Balayang Point menjadi tempat wisata Paralayang sekaligus Sport Tourism baru di Kota Batu.

Tempat wisata yang digagas oleh Korem 083 Baladhika Jaya itu berlokasi di Jalan Lingkar Barat (Jalibar) yang terletak di Desa Oro-oro Ombo, Kecamatan Batu, Kota Batu.

Balayang Point telah diresmikan dan ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Ketua Umum FASI Jawa Timur Marsekal Pertama TNI Fairlyanto, Danrem 083 Baladhika Jaya Brigjen TNI M Imam Gogor A.A, ADM Perhutani KPH Malang, Ir. Loesty Triana dan Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, di Rest Area Jalibar Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu, Kota Batu, Rabu (16//8/2023).

Danrem 083 Baladhika Jaya, M Imam Gogor yang pernah mencoba spot Balayang saat pertandingan Balayang Cup dan take off dari lereng Arjuna serta landing di Jalibar, mengakui, dengan ketinggian di Jalibar sekitar 500-600 meter antara tempat take off ke landing memiliki view yang sangat bagus.

Dengan perbaikan infrastuktur jalan menuju tempat take off diharapnya ke depan spot paralayang baru tersebut digunakan untuk event paralayang internasional.

Lokasi landing Balayang Point di Jalibar Desa Oro-Oro Ombo Batu.
Lokasi landing Balayang Point di Jalibar Desa Oro-Oro Ombo Batu. (surya.co.id/dya ayu)

“Kami sangat support dengan adanya tempat baru take off dan landing paralayang di Jalibar Kota Batu. Pasalnya di Jalibar ini menjadi tempat yang potensial sebagai tempat olahraga paralayang,” kata M Imam Gogor, Rabu (16/8/2023).

Sementara itu Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai mengapresiasi niat baik semua pihak yang terlibat.

Pihaknya berharap kedepan agar ada penataan kawasan Jalibar yang lebih rapi dan bersih, supaya dapat mendukung potensi yang dimiliki Kota Batu, sehingga kawasan di wisata Kota Batu akan terpecah di beberapa titik.

"Desa Wisata Oro-Oro Ombo pastinya akan lebih maju, dan tidak tertumpu di satu kawasan saja. Semoga hal baik ini akan berjalan dengan lancar dan sesuai dengan harapan kita bersama,” ujar Aries Paewai.

BACA BERITA SURYA.CO.ID DI GOOGLE NEWS LAINNYA

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved