Berita Sidoarjo

Bupati Gus Muhdlor Minta UMKM di Sidoarjo Harus Jaga Kualitas Jika Ingin Terus Berkembang

Berbagai UMKM di Sidoarjo terus berkembang. Bahkan sudah semakin banyak yang berhasil menembus pasar internasional.  

Penulis: M Taufik | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/M Taufik
Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor saat membuka pelatihan kewirausahaan mandiri di Sidoarjo, Kamis (10/8/2023). 

SURYA.CO.ID, SIDOARJO - Berbagai UMKM di Sidoarjo terus berkembang. Bahkan sudah semakin banyak yang berhasil menembus pasar internasional.  

Untuk bisa berkompetisi dan terus berkembang, para pelaku UMKM harus selalu menjaga kualitas produk serta meningkatkan pelayanan. 


Menurut Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor (Gus Muhdlor), Surabaya Ekspor Center pada tahun 2022, berhasil mendukung 1.500 UMKM go to ekspor.

Dari 8 provinsi di bawah Kementerian Perdagangan itu, 300 UMKM di antaranya merupakan pelaku UMKM Sidoarjo.

"Artinya, Sidoarjo mampu untuk memperluas pasar ekspor, tinggal peningkatan kapasitas SDM UMKM,” kata Bupati Gus Muhdlor di sela acara pelatihan kewirausahaan mandiri yang digelar di Pendopo Sidoarjo, Kamis (10/8/2023).


Tercatat saat ini sebanyak 28 UMKM berhasil ekspor ke Malaysia, lainnya ada ekspor ke Korea dan Australia. 

Untuk mendukung pelaku UMKM, ada sejumlah program yang digelontorkan. Termasuk 2.000 UMKM Naik Kelas yang di dalamnya ada pelatihan UMKM agar bankable, kemudahan pengurusan PIRT dan pengurusan NIB serta UMKM menuju ke digital.


"Selain itu, juga ada bantuan kredit dari BPR Delta Artha dengan bunga sebesar 3 persen pertahun," ujarnya.

Program kucuran dana juga ada lewat Kurma (Kelompok Usaha Perempuan Mandiri). Yakni pemberian hibah untuk perempuan mandiri di RT se-Kabupaten Sidoarjo.

"Targetnya 8.820 RT punya UMKM unggulan, agar ibu-ibu  mempunyai join income yang tidak hanya mengandalkan suaminya, namun punya sumbangsih perekonomian keluarga," katanya.
 
Terkait dengan UMKM naik kelas, kata Gus Muhdlor, ditargetkan ada 20 ribu serta ada 10 ribu beasiswa untuk pelatihan pelaku UMKM.


Bupati juga menitikberatkan poin-poin, supaya ekonomi makro tetap dijaga. Salah satunya, seperti keahlian harus sesuai perkembangan zaman.

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved