Persebaya Surabaya

Bejo Sugiantoro dan Mustaqim Hilang di Persebaya vs Bhayangkara FC, Ini Sosok Dampingi Uston Nawawi

Saat lawan Bhayangkara FC, ternyata Persebaya juga sudah ditinggal dua asisten pelatihnya, Bejo Sugiantoro dan Mustaqim

Editor: Fatkhul Alami
Surabaya.Tribunnews.com/Habibur Rohman
Uston Nawawi untuk sementara jadi pelatih Persebaya Surabaya setelah Aji Santoso diistirahkatkan. Uston mampu membawa Bajul Ijo menang 2-1 lawan Bhayangkara FC di Liga 1 pekan ketujuh. 

"Alhamdulillah, akhirnya Persebaya bisa menang. Saya sudah menunggu Persebaya bisa menang dan ternyata bisa," tuturnya.

Ia menilai, materi pemain Persebaya cukup mentereng dan diyakini bisa bersaing dengan tim lain.

Kendalanya di mental tanding dan rasa percaya diri yang harus terus ditingkatkan.

"Ya, saya berharap dengan kemenanga ini, mental dan rasa percaya diri pemain (Persebaya) bisa meningkat," harap Anwar.

Bejo Sugiantoro (kedua dari kiri) saat menampingi Aji Santoso memimpin latihan Persebaya bersama staf pelatih Bajul Ijo lainnya di Liga 1
Bejo Sugiantoro (kedua dari kiri) saat menampingi Aji Santoso memimpin latihan Persebaya bersama staf pelatih Bajul Ijo lainnya di Liga 1 (Persebaya)


Komentar Reva Adi

Kapten Persebaya, Reva Adi Utama ungkap upayanya membangkitkan mental rekan tim sehingga bisa menang 2-1 dari Bhayangkara FC. Ia tidak kuasa menahan tangis di laga laga ini.

Persebaya sempat tertinggal lebih dulu atas Bhayangkara FC yang unggul melalui gol Sani Rizky ketika laga berlangsung 20 menit.

Tertinggal dari tuan rumah Bhayangkara FC tidak membuat mental tandaing Reva Adi Utama dkk runtuh, sebaliknya para pemain Persebaya terus berlari mengejar bola dan menutup pergerakan lawan serta kerja keras.

Usaha mereka ternyata membuahkan hasil. Persebaya mampu membalik skor jadi kemenangan 2-1, menyusul dua gol pemain asingnya lewat sontekan manis Bruno Moreira dan Sho Yamamoto.

Penyerang asal Brasil dan Jepang itu menjebol gawang Bhayangkara FC yang dikawal Awan Seto pada menit ke-26 dan 64.

Kemenangan sangat berarti bagi Persebaya yang tak bisa menang di lima laga beruntun Liga 1. Reva Adi yang memimpin rekan-rekannya bertarung di lapangan pun menyambutnya dengan emosional. Ia menangis.

Menyambangi kandang Bhayangkara FC, kondisi Persebaya sejatinya sedang tidak baik-baik saja.

Kemenangan atas Byangakara FC ini jadi modal bagi Persebaya untuk menjamu Persita Tangerang.

"Memang kami sempat tertinggal, tapi waktu itu saya bilang ke pemain kami harus tetap kerja keras, kerja keras saja jangan terpengaruh sama hasil, kita kerja karena waktu masih lama," ucap Reva Adi Utama usai laga.

Ucapan Reva Adi Utama usai Perebaya vs Bhayangara FC
Ucapan Reva Adi Utama usai Perebaya vs Bhayangara FC (TRIBUM NEWTWORK /HERUDIN)

Upaya itu membuahkan hasil, akhir babak pertama Persebaya bisa menyamakan kedudukan melalui gol Bruno. Kemudian berbalik unggul lewat gol Sho Yamamoto.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved