Sabtu, 6 Juni 2026

PILPRES 2024

Profil Para Bakal Cawapres Pendamping Ganjar, Hasil Penjaringan PDIP

Berikut profil para bakal calon wakil presiden (bacawapres) hasil penjaringan DPP PDIP yang akan diganengkan dengan Capres, Ganjar Pranowo.

Tayang:
Editor: Suyanto
Istimewa
Posko "Ganjar Presiden" diluncurkan di kampung Krembangan Bakti yang padat penduduk, Kemayoran, Surabaya. 

Ia aktif mengajar di sejumlah universitas, seperti UII, UGM, UI, dan lebih dari 10 universitas lainnya pada program pascasarjana S2 dan S3.

Mahfud MD diketahui mengajar mata kuliah Politik Hukum, Hukum Tata Negara, serta Negara Hukum dan Demokrasi.

Ia tercatat sebagai dosen tetap Fakultas Hukum UII pertama yang meraih gelar doktor pada 1993.

Bahkan, ketika usianya masih 41 tahun, ia telah dikukuhkan menjadi Guru Besar UII.

Hal ini menjadikannya sebagai guru bersa termuda pada masanya bersama Yusril Ihza Mahendra.

Selain itu, Mahfud MD juga pernah menjadi Rektor Universitas Islam Kadiri selama tiga tahun (2003-2006).

Sebagai informasi, Mahfud MD saat ini menjabat sebagai Plt Menteri Komunikasi dan Informatika pasca Johnny G Plate ditetapkan sebagai tersangka korupsi proyek Base Transceiver Station (BTS).

2. Menteri BUMN, Erick Thohir

Ketua Umum PSSI Erick Thohir saat meninjau Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Selasa (6/6/2023).
 Erick Thohir selaku Ketua PSSI, saat meninjau Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Selasa (6/6/2023). (surya.co.id/habibur rohman)

Menteri BUMN sekaligus Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, lahir di Jakarta pada 30 Mei 1970.

Erick adalah teman masa kecil hingga remaja Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno, lantaran keduanya satu sekolah sejak SD sampai SMA.

Dilansir situs resmi BUMN, Erick merupakan lulusan Gelndale University tahun 1990.

Ia juga lulusan National University tahun 1993.

Baca juga: Erick Thohir Akui Baru Bertemu Jokowi Bahas Program Berkelanjutan, Terkait Cawapres?

Jauh sebelum terjun ke dunia politik, Erick Thohir telah memulai kariernya sebagai pebisnis.

Bersama Muhammad Lutfi, Wisnu Wardhana, dan R Harry Zulnardy, Erick mendirikan bisnis media bernama Mahaka Group.

Di tahun 2001, Mahaka di bawah kepemimpinan Erick mengakuisisi harian Republika yang akan bangkrut.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved