Minggu, 12 April 2026

Berita Viral

UPDATE Kasus Siswa SMP Athirah yang Tewas Diduga Lompat dari Gedung, Tagar JusticeForBasman Ramai

Inilah update kasus siswa SMP Athirah Makassar yang ditemukan tewas di sekolah dan diduga melompat dari gedung.

Penulis: Akira Tandika Paramitaningtyas | Editor: Musahadah
Kolase Surya.co.id
Kasus siswa SMP Athirah Makassar yang tewas diduga lompat dari gedung sekolah, munculkan kecurigaan keluarga hingga raminya tagar #JusticeForBasman. 

SURYA.CO.ID - Inilah update kasus siswa SMP Athirah Makassar yang ditemukan tewas di sekolah dan diduga melompat dari gedung.

Siswa berinisial BNY (15) itu dikabarkan tewas setelah melompat dari lantai 8 gedung sekolahnya, Rabu (24/5/2023) lalu.

Oleh pihak kepolisian, korban diduga tewas karena bunuh diri dengan cara melompat.

Namun, pihak keluarga BNY merasa janggal dengan dugaan yang disampaikan pihak kepolisian. Lantaran sang anak dinilai berprestasi dan memiliki sikap baik.

Tak hanya itu, pihak keluarga juga menemukan beberapa kejanggalan, salah satunya dari chat yang sempat dikirim BNY pada gurunya.

Melansir beberapa sumber, berikut update mengenai kasus siswa SMP Athirah Makassar yang ditemukan tewas.

1. CCTV di lokasi kejadian tidak berfungsi

Polisi mengatakan bahwa berdasarkan rekaman CCTV, korban awalnya naik dari lantai 1 menuju lantai 8 menggunakan lift pada pukul 09.30 Wita.

"Berdasaran keterangan saksi juga, yang bersangkutan naik ke atap. Jadi dari lantai 8 ada atap lagi (naik) menggunakan tangga," ujar kapolrestabes Makassar Kombes Pol Mokhamad Ngajib, dikutip dari Kompas.com.

Setelah itu, para saksi mengatakan bahwa tiba-tiba tubuh korban tergeletak lalu dibawa ke rumah sakit namun ia sudah meninggal dunia.

Terkait meninggalnya korban, Benny menyampaikan bahwa ia sudah mendatangi sekolah putranya di Jalan Kajaolalido, Kota Makassar, Sulawesi Selatan pada Senin (29/5/2023).

 Dari kunjungan tersebut, ia menemukan kejanggalan berupa beberapa CCTV di lantai 8 yang tidak berfungsi.

"Kalau saya melihat, di lantai 8 itu tidak ada tempat untuk melompat.

CCTV juga tidak bisa membuktikan bahwa anak saya naik ke atas," katanya, dikutip dari Kompas.com.

2. Tas dan sepatu korban terpisah

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved