Berita Surabaya
Alissa Wahid Bertemu Young Buddhist Association, Beri Pesan Semangat Kemanusiaan
Young Buddhist Association menggelar kajian lintas agama. Menggandeng Jaringan Gusdurian, acara bertema “Humanity is Above All”
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Titis Jati Permata
Perbedaan justru dapat memperkuat komunitas sehingga bisa sama-sama merawat harmoni dalam hidup berbangsa.
"Sebaiknya, kita memberdayakan komunitas dan ruang hidup bersama,” katanya.
Wakil Ketua Young Buddhist Association Limanyono Tanto, Wakil Ketua YBA mengatakan pentingnya pertemuan ini.
Selain muda-mudi Buddhis Indonesia dapat saling mengenal, acara ini juga untuk menyambut perayaan Trisuci Waisak.
Harapannya, muncul tenggang rasa antar umat beragama. Serta, menjadi nilai lebih umat Buddha di mata umat beragama lain melalui sikap dan sifatnya.
"Nah, dari situlah kami berharap agar muda-mudi Buddhis di Indonesia menjadi pioner toleransi dan belajar kebaikan dari tokoh agama lain seperti Mbak Alissa," katanya.
"Meskipun kami minoritas dalam jumlah, tetapi harus memiliki jiwa tanggungjawab yang besar untuk merawat tali toleransi," katanya.
Menyambut Waisak, YBAI akan mengadakan perayaan Vesak Festival. Berlangsung di Atrium Mall Tunjungan Plaza 3 (31 Mei hingga 4 Juni) acara ini bertema Harmony in The Middle Way.
"Rencananya, ada pesan edukatif kepada masyarakat melalui diorama dan pertunjukkan seni yang mengangkat ajaran agama Buddha, khususnya untuk Moderasi Beragama," katanya.
BACA BERITA SURYA.CO.ID DI GOOGLE NEWS LAINNYA
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Direktur-Jaringan-Gusdurian-Alissa-Wahid-hadir-pada.jpg)